Internationalmedia.co.id – Dunia internasional kembali diwarnai berbagai peristiwa menarik sekaligus mengejutkan. Mulai dari pengakuan Menteri Kehakiman Prancis terkait bobolnya Museum Louvre, hingga ancaman-ancaman kontroversial dari mantan Presiden AS Donald Trump, berikut rangkuman lima berita terpopuler hari ini:
-
Louvre Dibobol Maling, Keamanan Prancis Jadi Sorotan: Menteri Kehakiman Prancis, Gerald Darmanin, mengakui adanya celah keamanan yang fatal di Museum Louvre. Pengakuan ini muncul setelah sekelompok pencuri berhasil menggondol perhiasan berharga di siang bolong. "Kita telah gagal," ujar Darmanin, menyayangkan bagaimana para pelaku bisa leluasa beraksi di jantung kota Paris. Polisi kini tengah memburu komplotan tersebut dan menduga aksi ini melibatkan kelompok kejahatan terorganisir.
-
Trump Tuduh Presiden Kolombia Gembong Narkoba: Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut Presiden Kolombia, Gustavo Petro, sebagai "gembong narkoba". Tak hanya itu, Trump juga mengancam akan menghentikan bantuan keuangan AS untuk Kolombia. Trump menuding kepemimpinan politik Kolombia gagal dalam pengendalian narkoba, dan menuduh Petro mendorong produksi narkoba secara besar-besaran.
-
Israel Beri Peringatan Keras ke Hamas: Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan Hamas untuk tidak menyerang pasukannya di Jalur Gaza. Katz menegaskan bahwa Israel akan merespons dengan tegas jika Hamas melanggar gencatan senjata. "Hamas akan membayar harga mahal," tegas Katz, seraya menambahkan bahwa IDF (Angkatan Bersenjata Israel) bertekad melindungi tentaranya dari ancaman apapun.
-
Zelensky Minta Trump Tekan Putin Lebih Keras: Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mendesak Donald Trump untuk meningkatkan tekanan terhadap Vladimir Putin agar mengakhiri perang di Ukraina. Zelensky menyebut Putin "lebih kuat dari Hamas" dan membutuhkan tekanan yang lebih besar. Ia berharap Trump, dengan pengalamannya dalam negosiasi, dapat membantu mengakhiri konflik yang berkepanjangan ini.
-
Trump Ancam Kirim Tentara ke San Francisco: Donald Trump kembali mengancam akan mengirimkan pasukan militer ke San Francisco, California. Ancaman ini dilontarkan sebagai bagian dari upayanya untuk mengerahkan militer AS ke kota-kota yang dikuasai Partai Demokrat. Sebelumnya, Trump telah mengirimkan pasukan Garda Nasional ke Los Angeles, Washington DC, dan Memphis, seringkali tanpa persetujuan dari pemimpin lokal.

