Sebuah insiden lalu lintas serius mengguncang jalur lingkar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu sore. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, RX King dan Vario, ini diduga kuat akibat salah satu pengendara nekat melawan arah. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kejadian ini menambah daftar panjang peringatan akan bahaya pelanggaran lalu lintas.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, pada Senin (20/7) menjelaskan bahwa satu korban mengalami luka berat, sementara dua lainnya luka ringan. "Korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Bhakti Pajajaran, yang sebelumnya dikenal sebagai RSUD Cibinong," terang Ares kepada internationalmedia.co.id.

Berdasarkan keterangan Ares, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sepeda motor RX King bernomor polisi B-6190-PYZ yang dikendarai oleh pria berinisial A, melaju dari arah utara menuju selatan, berlawanan dengan arus lalu lintas yang seharusnya. Di titik kejadian, RX King tersebut bertabrakan dengan Honda Vario F-5787-FHI yang dikendarai oleh MS dan ditumpangi RPF, yang sedang bergerak sesuai jalurnya dari selatan ke utara.
Perlu diketahui, jalur lingkar Stadion Pakansari merupakan area satu arah. Ironisnya, pada hari yang sama dengan kejadian nahas ini, kawasan tersebut tengah ramai oleh perayaan ulang tahun komunitas RX King yang dihadiri sekitar 5.000 pengendara, menambah potensi kerawanan lalu lintas.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara RX King, A, menderita luka serius berupa memar di kepala dan patah tulang pada kaki kanannya. Sementara itu, pengendara Vario, MS, mengalami luka lecet di kaki kanan dan memar di dagu. Penumpang Vario, RPF, juga mengalami luka memar di kaki kanan dan bahu kanannya. Ketiga korban kini dalam perawatan intensif di RSUD Bhakti Pajajaran Cibinong.
Insiden ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, terutama di jalur satu arah, demi keselamatan bersama. Pihak kepolisian terus mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
