Internationalmedia.co.id – News, Jakarta. Upaya pencegahan kejahatan jalanan membuahkan hasil signifikan di Jakarta Timur. Tim gabungan dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan potensi tawuran di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, akhir pekan lalu. Tujuh orang pemuda beserta dua senjata tajam berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya, laporan masyarakat diterima terkait adanya indikasi tawuran di Jalan Ramayana, Pondok Bambu. Petugas yang segera merespons lokasi menemukan seorang pemuda yang sudah diamankan oleh warga sekitar.

"Patroli ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif," tegas Kombes Henik Maryanto kepada internationalmedia.co.id. Ia menambahkan, kehadiran aparat di titik-titik rawan akan terus ditingkatkan demi memastikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas.
Pengembangan dari penangkapan awal kemudian dilakukan. Petugas berhasil menghubungi dan mengamankan enam pemuda lainnya yang diduga terlibat. Dari tangan para pelaku, aparat menyita dua buah senjata tajam yang siap digunakan. Selain itu, dua unit sepeda motor dan enam unit telepon genggam turut diamankan sebagai barang bukti.
Seluruh pelaku beserta barang bukti kini telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap motif dan jaringan mereka. Di lokasi terpisah, personel patroli juga sempat mendapati sejumlah pemuda yang berkumpul di kawasan Kramat Jati. Setelah tidak ditemukan barang bukti yang mencurigakan, kelompok pemuda tersebut diminta untuk segera membubarkan diri.
Kombes Henik menegaskan bahwa kegiatan patroli intensif akan terus digencarkan untuk mencegah aksi kekerasan di jalanan yang meresahkan warga. Polri mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk segera melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui Call Center Polri 110.
