Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah menembak dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Insiden dramatis ini terjadi setelah kapal tersebut, yang diidentifikasi sebagai Touska, mencoba melanggar blokade Angkatan Laut AS di perairan strategis tersebut.
Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menjelaskan kronologi kejadian yang menegangkan. Touska, sebuah kapal kargo raksasa dengan panjang hampir 900 kaki dan bobot yang disebut setara dengan kapal induk, menolak peringatan dari kapal perusak rudal terarah Angkatan Laut AS, USS Spruance. "Awak kapal Iran menolak untuk mendengarkan, jadi kapal angkatan laut kami menghentikan mereka tepat di jalur mereka dengan meledakkan lubang di ruang mesin," tulis Trump. Ia menambahkan bahwa Marinir AS kini telah berhasil mengamankan kapal tersebut.

Pengumuman Trump ini disertai tuduhan serius bahwa Iran telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku. Menurutnya, Teheran kembali memblokir jalur sebagian besar kapal melalui selat tersebut, dengan alasan AS telah melakukan "pelanggaran kepercayaan." Trump juga mengungkapkan bahwa Touska sendiri telah berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS karena "riwayat aktivitas ilegal sebelumnya," sebuah fakta yang dikonfirmasi oleh situs web Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan yang mencantumkan Touska sebagai kontainer berbendera Iran di bawah sanksi.
Insiden ini menambah panasnya ketegangan di Selat Hormuz, jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas alam cair global. Selat ini praktis tertutup sejak dimulainya perang AS-Israel dengan Iran tujuh minggu lalu. Meskipun sempat dibuka kembali pada hari Jumat sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Hezbollah di Lebanon, selat tersebut kembali ditutup keesokan harinya sebagai respons terhadap blokade AS yang terus berlanjut terhadap kapal-kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan Iran.
Data dari situs web Marine Traffic menunjukkan bahwa sekitar enam jam sebelum pengumuman Trump, Touska berada sekitar 45 kilometer di lepas pantai selatan Iran, dekat kota Chabahar. Sementara itu, situs pemantauan kapal Tanker Tracker melaporkan bahwa Touska berlayar dari Malaysia sebelum insiden tersebut terjadi.

