Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kanal atau Terowongan? Rahasia Israel Terungkap
Trending Indonesia

Kanal atau Terowongan? Rahasia Israel Terungkap

GunawatiBy Gunawati24-04-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kanal atau Terowongan? Rahasia Israel Terungkap
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengakuan mengejutkan datang dari mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant. Internationalmedia.co.id melansir, Gallant membenarkan temuan investigasi lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang mengungkap kebohongan besar terkait klaim penemuan terowongan Hamas di Koridor Philadelphia. Bukan terowongan besar seperti yang digembar-gemborkan, melainkan hanya saluran air dangkal.

Investigasi KAN yang dirangkum internationalmedia.co.id dari Anadolu Agency dan Palestine Chronicle, mengungkap fakta mengejutkan. Struktur yang oleh militer Israel diklaim sebagai terowongan bawah tanah yang kompleks, ternyata hanya sebuah kanal dengan kedalaman sekitar satu meter. Foto-foto yang dirilis Agustus 2024 lalu, yang menunjukkan struktur tersebut, terbukti direkayasa untuk kepentingan politik.

Kanal atau Terowongan? Rahasia Israel Terungkap
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Militer Israel saat itu mengklaim penemuan tersebut sebagai bukti keberadaan terowongan besar bertingkat milik Hamas di area demiliterisasi perbatasan Gaza-Mesir. Klaim ini bahkan dipuji sebagai pencapaian besar oleh militer Israel sendiri. Namun, KAN tegas menyatakan, "Tidak pernah ada terowongan, tetapi kanal yang tertutup tanah."

Gallant, dalam pernyataannya kepada KAN, mengakui bahwa kebohongan tersebut sengaja dilakukan untuk menghambat kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan dengan Hamas. Ia menjelaskan, foto-foto yang dipublikasikan bertujuan membesar-besarkan signifikansi strategis Koridor Philadelphia, sehingga menghambat negosiasi. "Itu dipromosikan kepada publik sebagai terowongan yang dalam untuk mencegah tercapainya kesepakatan dengan Hamas," tegas Gallant.

Hamas sendiri menuntut gencatan senjata total dan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza sebagai syarat pertukaran tawanan. Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya bersikeras menolak mundur dari Koridor Philadelphia, meskipun mendapat penolakan dari internal keamanan dan militer Israel. Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari militer Israel terkait laporan investigasi KAN.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.