Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Jepang Imbau Warganya di China Waspada: Ada Apa Gerangan?
Trending Indonesia

Jepang Imbau Warganya di China Waspada: Ada Apa Gerangan?

GunawatiBy Gunawati18-11-2025 - 12.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Jepang Imbau Warganya di China Waspada: Ada Apa Gerangan?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berada di China untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari keramaian. Imbauan ini muncul di tengah ketegangan diplomatik yang dipicu oleh komentar seorang pejabat tinggi Jepang mengenai Taiwan.

Kedutaan Besar Jepang di China, melalui pernyataan di situs webnya pada Selasa (18/11/2025), meminta warganya untuk "memperhatikan lingkungan sekitar dan sebisa mungkin menghindari alun-alun tempat berkumpulnya banyak orang atau tempat-tempat yang kemungkinan besar digunakan oleh banyak orang Jepang," seperti dilansir kantor berita AFP.

Jepang Imbau Warganya di China Waspada: Ada Apa Gerangan?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Juru bicara pemerintah Jepang, Minoru Kihara, menjelaskan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan berdasarkan "penilaian komprehensif terhadap situasi politik, termasuk situasi keamanan di negara atau kawasan terkait, serta kondisi sosial."

Ketegangan antara China dan Jepang dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan Jepang jika terjadi konflik antara China dan Taiwan. Komentar Takaichi pada 7 November lalu ditafsirkan secara luas sebagai indikasi bahwa serangan China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer dari Tokyo. Perlu diketahui, Taiwan hanya berjarak sekitar 100 kilometer dari pulau terdekat di Jepang.

Sebagai respons atas pernyataan tersebut, Beijing memanggil duta besar Jepang untuk memberikan penjelasan pada Jumat (14/11). Tokyo pun melakukan hal serupa dengan memanggil duta besar China setelah sebuah unggahan daring yang dianggap "tidak pantas" dan kini telah dihapus.

Sebagai buntut dari perselisihan ini, pemerintah China juga menyerukan warganya untuk menunda perjalanan ke Jepang. "Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar serta Konsulat China di Jepang dengan sungguh-sungguh mengingatkan warga negara China untuk menghindari perjalanan ke Jepang dalam waktu dekat," demikian pernyataan Kedutaan Besar China di Jepang melalui platform WeChat.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak segan menggunakan kekuatan untuk menyatukan pulau tersebut di bawah kendalinya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.