Internationalmedia.co.id – News – Kepolisian Resor Tabanan, melalui Polsek Baturiti, kini tengah mendalami sebuah kasus tragis yang berawal dari dugaan pencurian ayam dan berujung pada kematian seorang pria berinisial KD akibat pengeroyokan massa. Insiden memilukan ini terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, dan menarik perhatian publik.
Menurut Kompol I Nyoman Darsana, Kapolsek Baturiti, fokus penyelidikan mencakup dua aspek krusial. "Penyidik kami sedang mendalami dugaan tindak pidana pencurian ayam yang menjadi pemicu, sekaligus insiden aksi massa yang berujung pada pengeroyokan korban," jelas Darsana kepada internationalmedia.co.id. Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen penuh untuk menguak seluruh tabir di balik peristiwa ini. Penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan, berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah.

Dalam kesempatan yang sama, Polsek Baturiti juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. Pihak berwajib meminta agar warga tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri jika mendapati dugaan tindak pidana. "Kami sangat berharap masyarakat segera melaporkan setiap kejadian atau dugaan tindak pidana kepada kepolisian. Ini penting agar penanganan dapat dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama," tegas Darsana, menekankan pentingnya prosedur hukum.
Hingga berita ini diturunkan oleh internationalmedia.co.id, proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kunci masih terus berlangsung. Belum ada individu yang secara resmi ditahan atau ditetapkan sebagai tersangka terkait insiden pengeroyokan maupun dugaan pencurian ayam ini. Kepolisian terus bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi yang menggemparkan warga Tabanan ini.
