Trump Ogah Buang Waktu, Pertemuan dengan Putin Batal?
Wacana pertemuan Trump-Putin sebenarnya telah bergulir sejak beberapa minggu lalu, dipicu oleh percakapan telepon yang diklaim Kremlin berlangsung "sangat jujur dan penuh kepercayaan". Namun, harapan untuk merealisasikan pertemuan tersebut kini meredup.

Trump secara terbuka menyatakan keraguannya terkait manfaat pertemuan tersebut. "Saya tidak ingin pertemuan yang sia-sia," ujarnya kepada wartawan di Gedung Putih. "Saya tidak ingin membuang-buang waktu, jadi saya akan lihat saja nanti."
Pernyataan Trump ini sejalan dengan sinyal yang diberikan oleh pejabat dari kedua negara. Seorang pejabat senior Gedung Putih kepada internationalmedia.co.id menegaskan, "Tidak ada rencana bagi Presiden Trump untuk bertemu dengan Presiden Putin dalam waktu dekat."
Kremlin juga mengamini bahwa belum ada kepastian waktu terkait pertemuan tersebut. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa persiapan yang matang diperlukan.
Penundaan ini diduga kuat dipicu oleh perbedaan pandangan terkait solusi konflik di Ukraina. Rusia dilaporkan mengajukan tuntutan yang bertentangan dengan keinginan Trump untuk membekukan garis pertempuran di Ukraina.
Pembatalan pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dan mitranya dari AS, Marco Rubio, semakin memperkuat indikasi bahwa pertemuan puncak Trump-Putin tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
