Arab Saudi Buka Pintu Damai dengan Israel, Tapi Ada Syarat Mutlak!
Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), menyatakan kesediaan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel melalui Abraham Accords yang diinisiasi oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Namun, MBS menegaskan bahwa pembentukan negara Palestina yang berdaulat adalah prasyarat utama. MBS menekankan perlunya "jalan yang jelas" menuju negara Palestina sebelum normalisasi dapat terwujud.

Trump Beri Kejutan: Arab Saudi Kini Sekutu Utama Non-NATO!
Presiden AS Donald Trump mengumumkan penetapan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO. Pengumuman ini disampaikan saat jamuan makan malam dengan Putra Mahkota MBS di Gedung Putih. Trump menyatakan bahwa peningkatan kerja sama militer ini sangat penting bagi Arab Saudi dan sebelumnya dirahasiakan atas permintaan mereka.
Israel Gigit Jari, Trump Tetap Ngotot Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Arab Saudi!
AS dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan penjualan jet tempur siluman F-35, meskipun ada keberatan dari Israel. Trump mengklaim bahwa jet tempur yang dijual ke Saudi memiliki kualitas terbaik dan serupa dengan yang dijual ke Israel, sehingga mengabaikan kekhawatiran Tel Aviv terkait potensi tergerusnya keunggulan militer mereka di Timur Tengah.
Gerebek Sarang Penipu Online di Myanmar, Ratusan WNA Diciduk!
Junta militer Myanmar menggerebek markas besar operasi penipuan online di dekat perbatasan Thailand. Lebih dari 300 warga negara asing (WNA) ditangkap dalam operasi tersebut. Markas penipuan online ini marak di wilayah perbatasan Myanmar yang dilanda konflik sejak kudeta militer tahun 2021, menargetkan pengguna internet dengan penipuan asmara dan bisnis.
Presiden Meksiko Beri Balasan Menohok ke Trump: Serangan AS? Mustahil!
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dengan tegas menolak ancaman serangan yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait upaya menghentikan peredaran narkoba oleh kartel. Sheinbaum menegaskan bahwa serangan AS terhadap wilayah Meksiko tidak akan terjadi, menanggapi peringatan Trump yang menyatakan akan melakukan "apa pun yang harus kami lakukan", termasuk serangan di wilayah Meksiko.

