Internationalmedia.co.id – Dua pria berdarah Aljazair kini mendekam di balik jeruji besi setelah diduga melakukan perampokan di kediaman mantan Presiden Prancis, Francois Hollande, di Paris. Penangkapan ini mengonfirmasi laporan yang sebelumnya beredar di media lokal.
Kantor kejaksaan Paris mengumumkan bahwa kedua tersangka, yang berusia awal 30-an, telah resmi didakwa dan ditahan sejak Jumat pekan lalu. Mereka diduga kuat terlibat dalam aksi perampokan yang terjadi pada 22 November lalu di rumah Hollande yang terletak di Paris timur.

Saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh Hollande bersama pasangannya, Julie Gayet, seorang aktris dan produser ternama. Sumber terdekat dengan mantan presiden mengungkapkan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat dalam menanggapi laporan perampokan tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
