Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Gandum Curian Guncang Hubungan Ukraina Israel
Trending Indonesia

Gandum Curian Guncang Hubungan Ukraina Israel

GunawatiBy Gunawati29-04-2026 - 03.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah ketegangan diplomatik serius kini menyelimuti hubungan antara Ukraina dan Israel. Pangkal masalahnya adalah tuduhan Kyiv bahwa Israel telah menerima kiriman gandum yang diklaim Ukraina sebagai hasil ‘curian’ Rusia dari wilayah-wilayah pendudukan di Ukraina. Insiden ini mencuat setelah laporan mengenai sebuah kapal pengangkut gandum tiba di pelabuhan Israel, memicu protes keras dari pihak Ukraina.

Ukraina, sebagai salah satu eksportir gandum terbesar dunia, telah berulang kali menuduh Moskow melakukan ekspor ilegal produk pertanian dari wilayah yang mereka rebut sejak invasi Februari 2022. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara terang-terangan menyatakan melalui media sosial bahwa "Kapal lain yang membawa gandum tersebut telah tiba di pelabuhan di Israel dan sedang bersiap untuk membongkar muatannya." Ia menambahkan, "Pihak berwenang Israel tidak mungkin tidak mengetahui kapal mana yang tiba di pelabuhan negara tersebut dan muatan apa yang mereka bawa." Kyiv juga mengklaim Rusia telah mencuri lebih dari dua juta ton gandum pada tahun 2025, melacak pengirimannya ke berbagai benua termasuk Afrika, Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Sebagai bentuk protes, Ukraina bahkan telah memanggil Duta Besar Israel.

Gandum Curian Guncang Hubungan Ukraina Israel
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi tuduhan tersebut, Israel dengan tegas membantah. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dalam sebuah konferensi pers, menyatakan bahwa Ukraina belum memberikan bukti konkret untuk mendukung klaimnya, maupun mengajukan permintaan bantuan hukum resmi. "Kapal tersebut belum memasuki pelabuhan dan belum menyerahkan dokumennya," tegas Saar. Ia juga menambahkan bahwa "Tidak mungkin untuk memverifikasi kebenaran klaim Ukraina mengenai pemalsuan surat muatan," merujuk pada dokumen detail produk yang diangkut. Saar bahkan mengkritik pendekatan Ukraina yang ia sebut sebagai "diplomasi Twitter," mendesak Kyiv untuk menyerahkan bukti melalui "saluran yang sesuai" jika memang ada.

Di sisi lain, Rusia, melalui juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, memilih untuk tidak terlibat dalam perselisihan ini. Peskov menyatakan, "Kami lebih memilih untuk tidak berkomentar atau terlibat dalam masalah ini," menyerahkan penyelesaian masalah kepada kedua negara yang berselisih. Rusia sendiri telah mengklaim aneksasi sebagian besar wilayah selatan dan timur Ukraina, termasuk pelabuhan-pelabuhan ekspor utama di Laut Hitam, yang menjadi jalur krusial bagi pengiriman gandum.

Perselisihan ini menyoroti kompleksitas konflik Ukraina yang tidak hanya berdampak pada medan perang, tetapi juga merembet ke ranah ekonomi dan diplomatik internasional, dengan isu pangan sebagai salah satu taruhannya. Situasi ini menunjukkan bagaimana tuduhan pencurian sumber daya dapat memicu ketegangan antarnegara yang sebelumnya memiliki hubungan baik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Gaza Berdarah Komandan Hamas dan Anak Kecil Tewas

29-04-2026 - 03.00

Raja Charles di Gedung Putih Pujian Trump Bikin Penasaran

28-04-2026 - 23.45

Kakek 89 Tahun Mengamuk Pensiun Jadi Pemicu

28-04-2026 - 23.15

Tentara Israel Jarah Lebanon Pimpinan Murka

28-04-2026 - 23.00

Mengapa UEA Kecewa Berat pada Sekutunya

28-04-2026 - 21.15

Timur Tengah Memanas Ini Kejutan Terbaru

28-04-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS โ†’ SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.