Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Dunia Bergetar Lima Kabar Panas
Trending Indonesia

Dunia Bergetar Lima Kabar Panas

GunawatiBy Gunawati31-01-2026 - 21.15Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Dunia Bergetar Lima Kabar Panas
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Dinamika global kembali memanas dengan serangkaian peristiwa penting yang menarik perhatian dunia. Dari ketegangan diplomatik hingga isu keamanan dan politik dalam negeri, lima berita terpopuler hari ini menggambarkan kompleksitas hubungan internasional yang terus bergejolak.

Iran Siap Bernegosiasi dengan AS, Asal Setara

Dunia Bergetar Lima Kabar Panas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Teheran mengumumkan kesiapannya untuk melanjutkan dialog mengenai program nuklirnya dengan Amerika Serikat, namun dengan syarat fundamental: negosiasi harus berlangsung di atas "landasan yang setara". Pernyataan ini muncul di tengah seruan Presiden Donald Trump agar Iran membuka jalur perundingan, meskipun Washington telah meningkatkan kehadiran militernya secara signifikan di kawasan Teluk. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan dari Turki bahwa Republik Islam Iran hanya akan berpartisipasi dalam pembicaraan yang adil dan seimbang. Menurut Araghchi, negosiasi yang dimulai dengan ancaman dan pengerahan kekuatan militer bukanlah cara yang tepat.

AS Gelontorkan Rp 109 Triliun untuk Militer Israel

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah memberikan persetujuan untuk potensi penjualan militer asing kepada Israel senilai total US$ 6,52 miliar, atau setara dengan sekitar Rp 109,3 triliun. Paket penjualan ini mencakup berbagai peralatan penting, termasuk helikopter Apache, kendaraan militer, dan perlengkapan terkait lainnya. Pentagon, atau Departemen Pertahanan AS, secara resmi mengumumkan persetujuan ini pada Jumat (30/1) waktu setempat. Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS merinci bahwa persetujuan tersebut mencakup kemungkinan penjualan helikopter AH-64E Apache beserta peralatan pendukungnya senilai sekitar US$ 3,8 miliar. Boeing dan Lockheed Martin disebut-sebut akan menjadi kontraktor utama dalam kesepakatan besar ini.

Afrika Selatan Usir Wakil Dubes Israel, Beri Waktu 72 Jam

Otoritas Afrika Selatan mengambil langkah tegas dengan mengumumkan pengusiran Wakil Duta Besar Israel, Ariel Seidman, dari wilayahnya. Seidman diberikan batas waktu 72 jam untuk segera meninggalkan Afsel setelah dinyatakan sebagai persona non grata pada Jumat (30/1). Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afsel menuduh Seidman terlibat dalam "pelanggaran norma diplomatik yang tidak dapat diterima" yang dianggap menantang kedaulatan negara tersebut. Seidman saat ini menjabat sebagai charge d’affaires di Kedutaan Besar Israel di Pretoria, menyusul penarikan Duta Besar Israel pada tahun 2023.

Pemerintah AS Shutdown Sebagian, Diprediksi Tak Lama

Pada Sabtu (31/1), pemerintah Amerika Serikat menghadapi penutupan parsial setelah Kongres gagal mencapai kesepakatan anggaran untuk tahun 2026 sebelum batas waktu Jumat (30/1) tengah malam. Meskipun demikian, penutupan ini diprediksi tidak akan berlangsung lama, mengingat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS diperkirakan akan segera meratifikasi kesepakatan anggaran yang telah disetujui Senat pada awal pekan depan. Kebuntuan pendanaan ini berakar pada ketegangan yang dipicu oleh kemarahan Partai Demokrat, menyusul insiden penembakan dua demonstran oleh agen imigrasi federal dari Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) yang dikerahkan oleh Presiden Donald Trump di Minneapolis beberapa pekan sebelumnya.

Jutaan Dokumen Kasus Jeffrey Epstein Dibuka untuk Publik

Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah mempublikasikan jutaan halaman dokumen baru terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein pada Jumat (30/1). Pembukaan dokumen ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang yang disahkan parlemen AS pada November tahun lalu, yang mewajibkan pengungkapan semua berkas terkait kasus tersebut. Kasus Epstein telah menggemparkan AS karena melibatkan figur-figur penting dan tokoh terkemuka, termasuk Presiden Donald Trump. Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, dalam konferensi pers menyatakan bahwa rilis dokumen ini menandai akhir dari rencana publikasi yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Trump berdasarkan undang-undang yang berlaku.

(nvc/nvc)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30

Trump Guncang Rencana Israel di Tepi Barat

10-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.