Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa otoritas Dubai telah mengeluarkan peringatan serius kepada warganya untuk tetap berada di dalam rumah menyusul perkiraan hujan lebat yang akan mengguyur emirat tersebut. Peringatan ini, yang disiarkan melalui pesan ke ponsel warga, menekankan pentingnya kewaspadaan karena kondisi cuaca yang tidak stabil diperkirakan akan terjadi dalam beberapa jam mendatang, dan mengimbau untuk menghindari aktivitas di luar rumah kecuali benar-benar mendesak hingga Jumat siang, 19 Desember 2025.
Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Uni Emirat Arab mengonfirmasi perkiraan hujan ini, menyatakan bahwa hujan akan melanda seluruh negeri dari Kamis (18/12) hingga Jumat (19/12), termasuk kota-kota besar seperti Dubai dan ibu kota Abu Dhabi. Tidak hanya UEA, beberapa negara Teluk lainnya juga telah merasakan dampak hujan lebat pada Kamis (18/12). Arab Saudi dan Qatar, misalnya, mengalami curah hujan ekstrem yang bahkan menyebabkan pembatalan pertandingan Piala Arab.

Peristiwa ini membangkitkan kembali ingatan akan hujan rekor yang melanda UEA pada April tahun lalu. Kala itu, curah hujan yang luar biasa menyebabkan banjir parah di berbagai permukiman dan mengubah jalanan menjadi aliran sungai. Bandara Internasional Dubai, salah satu pusat penerbangan tersibuk di dunia, lumpuh total akibat genangan air. Insiden tragis tersebut juga merenggut empat nyawa, termasuk tiga pekerja asal Filipina dan satu warga Emirat.
Kajian ilmiah lebih lanjut oleh kelompok World Weather Attribution (WWA) mengindikasikan bahwa pemanasan global, yang dipicu oleh emisi bahan bakar fosil, "sangat mungkin" memperparah intensitas hujan lebat yang melanda UEA dan Oman pada tahun sebelumnya. Mengingat pengalaman pahit di masa lalu, imbauan dari otoritas Dubai kali ini menjadi pengingat serius akan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap arahan demi keselamatan bersama.
