Internationalmedia.co.id – News – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mengirimkan tambahan bantuan logistik vital bagi ribuan masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman kali ini memanfaatkan jalur laut, memastikan pasokan esensial segera mencapai wilayah-wilayah terpencil yang membutuhkan.
Kapal Motor Penumpang (KMP) Ile Laba Lekan menjadi tulang punggung operasi ini, bertolak dari Pelabuhan Bolok Kupang membawa muatan penuh menuju Pelabuhan Ende. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menegaskan bahwa proses pemuatan logistik ke dalam truk telah rampung dan kapal sudah memulai pelayarannya pada Minggu malam (16/8).

Adapun bantuan yang diangkut meliputi beragam kebutuhan dasar, mulai dari 824 paket makanan anak, 600 family kit, 600 kids ware, 513 kasur, 600 selimut, 500 tenda gulung, 101 velbed, 150 sandang dewasa, hingga 10 tenda keluarga dan 2 tenda serbaguna. Total nilai bantuan ini mencapai angka fantastis, lebih dari Rp 1,2 miliar, yang akan didistribusikan ke empat kabupaten terdampak: Ende, Nagekeo, Sikka, dan Manggarai.
Operasi kemanusiaan ini bukan hanya milik Kemensos. KMP Ile Laba Lekan juga mengangkut bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sosial Provinsi NTT, serta PT ASDP Indonesia Ferry, dengan pengawalan personel dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Wamen Sosial Agus Jabo menekankan pentingnya sinergi, "Penanganan bencana ini tidak lepas dari koordinasi erat dengan BNPB, Pemerintah Daerah, Tagana, dan berbagai pihak terkait lainnya." Diperkirakan, kapal akan merapat di Pelabuhan Ende pada Senin pagi (17/8) sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
Data terkini yang dihimpun internationalmedia.co.id hingga Minggu (16/8) pukul 19.21 WITA menunjukkan skala dampak gempa bumi yang mengguncang pada Sabtu (15/8) sangat memprihatinkan. Tercatat 1.528 kepala keluarga terdampak, dengan 5.659 jiwa terpaksa mengungsi. Korban jiwa mencapai 51 orang meninggal dunia, sementara 137 lainnya mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.
