Internationalmedia.co.id – News – Rentetan insiden kebakaran lahan melanda Kota Bandar Lampung pada Selasa (25/8), memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebanyak tiga titik lokasi dilaporkan terbakar dalam sehari, dengan dugaan kuat penyebabnya adalah aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja.
M. Subehi, Danton Damkarmat Bandar Lampung, mengungkapkan bahwa informasi dari warga dan pamong setempat mengarah pada dugaan kuat bahwa api berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi. "Kondisi angin yang cukup kencang menjadi faktor pemicu utama api cepat merambat ke lahan kering di sekitarnya," jelas Subehi, seperti dilansir oleh internationalmedia.co.id.

Insiden pertama tercatat di Jalan Kencana Jaya, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu. Api mulai berkobar sekitar pukul 10.53 WIB, melahap lahan kosong seluas kurang lebih 50 meter persegi. Tim pemadam kebakaran berhasil menguasai api dan memadamkannya sepenuhnya pada pukul 11.40 WIB.
Tidak berselang lama, kebakaran kedua dilaporkan terjadi di Jalan Terusan Ragom Gawi III, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Kali ini, skala kebakaran jauh lebih besar, menghanguskan area lahan hingga sekitar tiga hektare, menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.
Sementara itu, titik api ketiga muncul di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Di lokasi ini, api membakar area rumpun pohon bambu dengan dimensi sekitar 10 x 6 meter, menambah daftar panjang kejadian kebakaran di hari yang sama.
Rentetan kebakaran ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan bahaya membakar sampah sembarangan, terutama di musim kemarau dan saat angin bertiup kencang. Pihak berwenang mengimbau agar warga lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan api tanpa pengawasan demi mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.
