Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Pada Kamis (5/3/2026), sebuah insiden mengejutkan di Samudra Hindia telah mengguncang stabilitas regional setelah kapal selam Amerika Serikat dilaporkan menenggelamkan sebuah kapal perang Iran. Serangan torpedo bawah laut ini mengakibatkan puluhan korban jiwa. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang memuncak di kawasan. Meskipun Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, tidak menyebutkan nama kapal yang menjadi target, Angkatan Laut Sri Lanka sebelumnya melaporkan bahwa kapal perang Iran IRIS Dena tenggelam di Samudra Hindia. Hegseth mengonfirmasi serangan tersebut, menyatakan bahwa kapal Iran tersebut "merasa aman di perairan internasional, namun justru dihantam torpedo." Pernyataan Hegseth, yang dikutip BBC…

Read More

Tehran mengklaim telah melancarkan serangan drone yang mengenai kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, televisi pemerintah Iran pada Jumat (6/3/2026) menyatakan bahwa drone yang ditembakkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menghantam kapal perang raksasa tersebut, meskipun tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden itu. Klaim ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan. Sebelumnya, IRGC juga pernah mengklaim mengenai kapal induk AS, namun Pentagon pada saat itu membantah keras, menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Insiden ini menambah daftar panjang aksi militer Iran yang…

Read More

Sebuah serangan udara yang dilancarkan Israel dilaporkan menghantam sejumlah kendaraan di jalan raya Bandara Beirut pada Kamis, menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden ini semakin memperkeruh situasi keamanan di Lebanon yang telah terseret dalam konflik regional. Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi insiden tersebut, menyatakan bahwa "dua serangan udara di jalan raya bandara menewaskan tiga orang dan melukai enam orang." Korban tewas dan luka-luka segera dievakuasi dari lokasi kejadian yang mencekam. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Sementara itu, militer Israel mengeluarkan pernyataan singkat, menyebutkan bahwa mereka menargetkan dua individu di wilayah Beirut tanpa memberikan rincian lebih…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden maritim yang mengguncang Samudra Hindia terjadi setelah kapal perang Iran, IRIS Dena, dilaporkan tenggelam di lepas pantai Sri Lanka pada Rabu (4/3) waktu setempat. Peristiwa tragis ini diduga kuat akibat serangan torpedo yang diluncurkan oleh kapal selam Amerika Serikat, menewaskan puluhan personel militer Iran dan menyebabkan banyak lainnya hilang. Laporan awal menyebutkan setidaknya 87 tentara Iran tewas dalam insiden tersebut, sementara 61 lainnya masih belum ditemukan. Angkatan Laut Sri Lanka berhasil menyelamatkan 32 tentara, sebagian besar dalam kondisi terluka, yang kini mendapatkan perawatan medis intensif di sebuah rumah sakit di kota Galle. Proses evakuasi…

Read More

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan pengerahan empat unit jet tempur Typhoon ke Qatar. Langkah ini diambil di tengah semakin meluasnya konflik di Timur Tengah, sebuah perkembangan yang disampaikan pada Jumat (6/3/2026). Internationalmedia.co.id – News melaporkan, keputusan ini bertujuan untuk memperkuat posisi pertahanan Inggris di kawasan strategis tersebut, sebagaimana dilansir dari kantor berita AFP dan Al Jazeera. Dalam konferensi pers di Downing Street, Starmer menegaskan bahwa jet-jet tempur canggih tersebut akan bergabung dengan kontingen pasukan Inggris yang sudah berada di Qatar. "Ini untuk memperkuat operasi pertahanan kami di Qatar dan di seluruh wilayah," ujar Starmer, menggarisbawahi komitmen London terhadap stabilitas…

Read More