Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Paris – Internationalmedia.co.id – News – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan kabar duka yang mengejutkan: seorang prajurit militer Prancis gugur dalam serangan di wilayah otonom Kurdistan Irak. Insiden tragis ini menandai korban jiwa pertama dari pasukan Prancis di tengah gejolak konflik yang semakin meluas di Timur Tengah. Sejak serangan skala besar yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu, diikuti oleh balasan Teheran yang menargetkan pangkalan-pangkalan Washington di kawasan, dinamika konflik di Timur Tengah memang menunjukkan eskalasi yang signifikan. Irak, sebagai salah satu negara yang tidak dapat menghindari dampak gejolak ini, telah menjadi saksi beberapa…

Read More

Teheran, Iran – Internationalmedia.co.id – News – Garda Revolusi Iran (IRGC), sayap ideologis militer Republik Islam, mengeluarkan peringatan keras. Mereka menegaskan bahwa setiap upaya unjuk rasa baru yang menentang pemerintah Teheran akan dihadapi dengan respons yang jauh lebih brutal dibandingkan penindakan keras yang menewaskan ribuan orang pada Januari lalu. Melalui siaran televisi pemerintah, IRGC menuding "musuh jahat" berupaya kembali menanamkan ketakutan dan memicu kerusuhan di jalanan, setelah gagal mencapai tujuannya di "medan pertempuran". Mereka secara eksplisit menjanjikan "pukulan yang lebih keras daripada pada 8 Januari lalu" jika terjadi gejolak serupa. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Ancaman ini muncul hanya dua pekan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Washington DC. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan keyakinan bahwa Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru, mengalami cedera. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi luas mengenai kondisi Mojtaba pasca-serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, serta beberapa anggota keluarganya. Dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis Fox News, Brian Kilmeade, yang disiarkan Kamis (12/3/2026) malam, Trump menyatakan, "Saya pikir dia mungkin (masih hidup). Saya pikir dia mengalami cedera, tetapi saya pikir dia mungkin masih hidup dalam kondisi tertentu, Anda tahu." Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Sejak diumumkan sebagai pemimpin tertinggi…

Read More

Situasi di Lebanon semakin mencekam. Rentetan serangan yang dilancarkan Israel, dengan dalih menargetkan kelompok Hizbullah, telah menyebabkan lonjakan drastis jumlah korban tewas, menembus angka 680 jiwa. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa puluhan anak-anak termasuk di antara mereka yang kehilangan nyawa akibat gempuran yang intensif sejak awal bulan ini. Peningkatan ketegangan ini bermula setelah Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, melancarkan serangan gabungan berskala besar terhadap Iran, sekutu utama Hizbullah, pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut berujung pada tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai balasan, Hizbullah melancarkan serangan roket ke wilayah Israel pada 2 Maret, memicu kembali aksi saling serang…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya sejak rentetan serangan rudal Iran mengguncang sejumlah wilayah Tel Aviv. Kemunculannya dalam sebuah konferensi pers video sontak menarik perhatian, terutama setelah ia melontarkan ancaman serius untuk membunuh pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Kemunculan Netanyahu ini, seperti dilansir Reuters pada Jumat (13/3/2026), menandai penampilan perdananya sejak konflik memanas. Berdiri tegak di antara dua bendera Israel, ia menjawab pertanyaan melalui tautan video, memberikan gambaran strategi Israel ke depan. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Iran "tidak akan pernah sama lagi"…

Read More