Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Berita mengejutkan datang dari Kashmir. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengecam keras serangan brutal kelompok bersenjata terhadap rombongan turis di kawasan wisata Pahalgam, Kashmir. Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya 24 orang meninggal dunia. Dalam pernyataan yang dilansir AFP, Rabu (23/4/2025), Trump menyampaikan keprihatinan mendalamnya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan, "Berita yang sangat mengganggu dari Kashmir. Amerika Serikat berdiri teguh bersama India melawan Terorisme." Lebih lanjut, Trump menyatakan dukungan penuhnya kepada India melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Narendra Modi. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, melalui akun X-nya, menyampaikan bahwa Presiden…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, perseteruan antara Donald Trump dan Harvard University semakin memanas dan berujung pada jalur hukum. Setelah pemotongan dana miliaran dolar dan pencabutan status bebas pajak, Harvard kini melayangkan gugatan ke pengadilan federal. Langkah ini merupakan puncak dari konflik yang bermula dari kecaman Trump terhadap dugaan anti-semitisme di kampus tersebut. Awalnya, Trump mengancam akan meninjau pendanaan hingga USD 9 miliar (sekitar Rp 150 triliun) untuk Harvard, menuding kampus tersebut sarang anti-semitisme. Ancaman ini muncul setelah gelombang protes mahasiswa terhadap konflik Israel-Gaza. Trump bahkan menargetkan sejumlah universitas bergengsi lain, mengancam deportasi mahasiswa asing yang terlibat demonstrasi. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Harvard…

Read More

Internationalmedia.co.id memberitakan perkembangan terbaru terkait konflik Ukraina-Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kesiapannya berunding langsung dengan Rusia, namun dengan syarat: gencatan senjata harus diberlakukan terlebih dahulu. Pernyataan ini muncul di tengah tekanan AS yang mendesak penyelesaian konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut. Utusan Presiden AS, Steve Witkoff, dikabarkan akan mengunjungi Moskow pekan ini. Gedung Putih juga menyatakan bahwa seorang utusan AS akan berpartisipasi dalam perundingan baru dengan pejabat Eropa di London pada Rabu (23/4/2025). Laporan media AS menyebutkan Presiden AS Donald Trump bahkan telah mengusulkan pengakuan Krimea sebagai wilayah Rusia sebagai bagian dari negosiasi. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id…

Read More

Internationalmedia.co.id memberitakan wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun telah meninggalkan pertanyaan besar: siapa yang akan memimpin Gereja Katolik selanjutnya? Pemakaman Paus Fransiskus akan digelar Sabtu, 26 April 2025 di Basilika Santo Petrus, Vatikan, dihadiri pemimpin dunia dan jutaan umat Katolik. Proses pemilihan penerusnya, penuh misteri dan ritual, segera dimulai. Proses pemilihan Paus, yang dikenal sebagai konklaf, melibatkan para kardinal di bawah usia 80 tahun dari seluruh dunia. Mereka berkumpul di sebuah kapel di Vatikan, terisolasi dari dunia luar, untuk memilih pemimpin baru. Proses ini sangat rahasia; telepon, internet, dan bahkan koran dihilangkan untuk memastikan kerahasiaan mutlak. Tiga kardinal termuda…

Read More

Informasi yang dihimpun Internationalmedia.co.id menyebutkan adanya kecurigaan Iran terhadap upaya Israel untuk menggagalkan perundingan nuklir antara Teheran dan Amerika Serikat. Tuduhan ini muncul setelah dua putaran perundingan, yang pertama di Oman dan kedua di Roma, Italia. Kedua negara yang memiliki sejarah permusuhan sejak Revolusi Islam 1979 ini, dijadwalkan akan kembali bertemu untuk putaran ketiga yang dimediasi Oman. Namun, menurut pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, Israel diduga sedang berupaya menggagalkan proses diplomasi tersebut. Baqaei menyebut adanya "koalisi" yang bertujuan merusak perundingan. Ia bahkan menyinggung adanya "serangkaian arus yang menghasut perang di Amerika Serikat dan tokoh-tokoh dari berbagai…

Read More