Internationalmedia.co.id – News – Kasus kematian tragis Ruly Yunis Setiawati, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, kini terungkap sebagai korban pembunuhan. Identitas terduga pelaku telah dikantongi pihak kepolisian, memunculkan dugaan kuat keterlibatan sindikat penipuan dalam kasus ini.
Penemuan jasad Ruly pada Rabu (24/6) lalu di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah menggemparkan publik, terutama setelah ditemukan adanya bercak darah di sekitar kendaraan. Spekulasi mengenai penyebab kematian Ruly pun merebak, hingga akhirnya penyelidikan kepolisian mengarah pada kesimpulan bahwa Ruly adalah korban kejahatan.

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi erat dengan Polresta Sidoarjo untuk memburu terduga pelaku bernama Erlan. Selain diyakini sebagai dalang di balik pembunuhan ini, Erlan juga diketahui memiliki rekam jejak sebagai bagian dari sindikat penipuan. "Latar belakang (Erlan) ini memang orangnya tukang tipu-tipu," terang Jumhur, sebagaimana dikutip oleh internationalmedia.co.id pada Selasa (7/7).
Modus operandi Erlan disebut kerap menyasar perempuan-perempuan yang sudah matang secara usia dan memiliki kemapanan ekonomi. Pertemuan awal dengan para korbannya, termasuk Ruly, seringkali terjadi melalui ‘kopi darat’ atau pertemuan langsung. "Korbannya, khususnya perempuan-perempuan yang sudah mapan," imbuh Jumhur, menjelaskan target spesifik pelaku.
Hingga kini, kasus pembunuhan ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Petugas kepolisian telah disebar di berbagai lokasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan segera menangkapnya. Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo berkomitmen penuh untuk mengungkap tuntas motif di balik kejahatan keji ini dan membawa pelaku ke meja hijau.
