Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป AS Buat Veteran Denmark Geram
Trending Indonesia

AS Buat Veteran Denmark Geram

GunawatiBy Gunawati31-01-2026 - 16.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
AS Buat Veteran Denmark Geram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kopenhagen digegerkan oleh insiden diplomatik yang memicu kemarahan para veteran militer Denmark. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kopenhagen menuai kritik tajam setelah mencopot puluhan bendera nasional Denmark yang dipasang untuk menghormati tentara-tentara Denmark yang gugur di Afghanistan. Bendera-bendera tersebut, yang memuat nama 44 pahlawan gugur, dipasang di taman bunga depan misi diplomatik itu pada Selasa (27/1) pekan lalu, namun kemudian dicopot oleh staf Kedubes AS pada Rabu (28/1) pagi.

Insiden ini berakar dari pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump pekan sebelumnya. Trump, dalam sebuah wawancara, meremehkan peran pasukan non-AS dalam perang di Afghanistan, menyebut mereka "agak sedikit di belakang, sedikit di luar garis depan". Komentar ini memicu kemarahan di kalangan sekutu NATO, termasuk Denmark.

AS Buat Veteran Denmark Geram
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebagai respons terhadap komentar yang dianggap merendahkan itu, sebanyak 44 bendera mini Denmark dipasang di luar kompleks Kedubes AS, masing-masing mewakili satu tentara Denmark yang gugur di Afghanistan. Namun, sebuah video yang beredar di media lokal Denmark menunjukkan staf kedutaan mencopot bendera-bendera tersebut, memicu gelombang protes dan kecaman keras dari para veteran militer dan politisi Denmark.

Awalnya, Kedubes AS menjelaskan kepada media lokal bahwa pencopotan dilakukan karena bendera-bendera itu dipasang tanpa koordinasi. Dalam pernyataan kepada internationalmedia.co.id, Kedubes AS menekankan bahwa "bendera, spanduk, papan penanda, dan barang-barang lainnya terkadang ditinggalkan di dekat kedutaan" setelah unjuk rasa, dan meskipun tidak dilarang, biasanya dibersihkan oleh staf keamanan. Mereka menyatakan bendera-bendera tersebut dicopot "sesuai dengan kebijakan ini". Namun, setelah gelombang kritik meluas, Kedubes AS mencabut pernyataan awalnya.

Para politisi dan perwakilan veteran militer Denmark mengutuk keras tindakan Kedubes AS. Ketua Asosiasi Veteran Denmark, Carsten Rasmussen, mengungkapkan kepada internationalmedia.co.id, "Itu tindakan yang tidak perlu, yang dianggap sebagai provokasi oleh banyak warga Denmark." Rasmussen menambahkan, "Jika Duta Besar Amerika sepenuhnya menyadari apa yang terjadi di Denmark, maka mereka akan mengetahui apa maksud semua ini. Mereka akan mengetahui bahwa ini tampak seperti provokasi." Ia juga menyebut banyak pihak merasa komentar Trump sebagai "pengkhianatan" terhadap saudara seperjuangan mereka.

Menyusul maraknya pemberitaan dan protes, sejumlah bendera baru kembali dipasang di lokasi yang sama pada Rabu (28/1) sore. Bahkan, ratusan bendera kecil Denmark membanjiri petak-petak taman bunga di depan Kedubes AS. Dalam pernyataan terbaru kepada internationalmedia.co.id, Kedubes AS akhirnya menyatakan bahwa "bendera-bendera tambahan yang dipasang kemudian, saat ini berada di tempatnya dan akan tetap ada di sana", menandakan meredanya ketegangan diplomatik, setidaknya untuk sementara.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Andrew Terkuak Istana Siap Buka Pintu

10-02-2026 - 18.45

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.