Internationalmedia.co.id – News – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengklarifikasi bahwa pertemuan para pimpinan partai politik yang membahas revisi Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) masih berada pada tahap penjajakan gagasan atau brainstorming. Diskusi ini, menurut Dasco, belum menghasilkan keputusan final dan merupakan langkah awal dalam proses legislasi.
Berbicara di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026), Dasco menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berfokus pada persiapan pembahasan RUU Pemilu yang akan dilakukan oleh fraksi-fraksi di DPR. "Pertemuan para ketum parpol itu baru sebatas brainstorming mengenai persiapan pembahasan Undang-Undang Pemilu yang akan dilakukan oleh fraksi-fraksi di DPR," ujar Dasco.

Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan bahwa pertukaran gagasan ini baru dalam tahap permulaan dan akan terus berlanjut guna memastikan kelancaran pembahasan di tingkat fraksi. Selain itu, partai politik juga masih menantikan hasil serapan aspirasi publik dari Komisi II DPR, yang secara aktif mengumpulkan masukan dari masyarakat pada tahap pra-pembahasan.
Dasco menegaskan bahwa meskipun diskusi telah berlangsung, belum ada penentuan angka atau keputusan konkret yang dihasilkan secara final. Namun, ia membenarkan bahwa angka 5% memang sempat mengemuka dalam pembahasan awal tersebut.
Sebelumnya, sejumlah ketua umum partai politik koalisi pemerintah diketahui telah menggelar pertemuan. Agenda utama pertemuan tersebut adalah revisi RUU Pemilu, termasuk pembahasan mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Keberadaan pertemuan ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono. Ia mengungkapkan bahwa beberapa pimpinan partai telah berkumpul belum lama ini. "Iya, jadi kemarin beberapa ketua umum partai berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku ketua harian untuk membicarakan hal-hal yang perlu dibicarakan dalam rangka undang-undang pemilu," kata Sugiono kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Sugiono lebih lanjut memaparkan bahwa dalam pertemuan tersebut, ada kesepakatan awal yang dicapai terkait ambang batas parlemen. Ia menyebutkan bahwa Partai Gerindra, yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, menyetujui ambang batas parlemen sebesar 5%. "Tetapi satu hal yang sepertinya semua sepakat, meski saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain, Gerindra sepakat soal PT 5%," ucap Sugiono. Ia juga mengindikasikan bahwa partai lain seperti Golkar dan PKS turut menyampaikan pandangan serupa, memperkuat konsensus awal mengenai angka tersebut.
