Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Afghanistan Ditinggal di KTT Iklim? Taliban Meradang!
Trending Indonesia

Afghanistan Ditinggal di KTT Iklim? Taliban Meradang!

GunawatiBy Gunawati10-11-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Afghanistan Ditinggal di KTT Iklim? Taliban Meradang!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Pemerintah Taliban mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam karena Afghanistan tidak diundang untuk berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP30 yang akan diselenggarakan di Brasil. Padahal, Afghanistan merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim global.

Badan Perlindungan Lingkungan Nasional Afghanistan (NEPA) menyampaikan keprihatinannya atas fakta bahwa Afghanistan belum menerima undangan resmi ke COP30. Mereka berpendapat bahwa isolasi diplomatik yang dialami Afghanistan seharusnya tidak menjadi penghalang bagi partisipasi mereka dalam perundingan iklim internasional.

Afghanistan Ditinggal di KTT Iklim? Taliban Meradang!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Pengecualian hak rakyat Afghanistan untuk berpartisipasi dalam konferensi ini bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan iklim, kerja sama global, dan solidaritas kemanusiaan," tegas NEPA dalam sebuah pernyataan resmi.

Meskipun kontribusi emisi gas rumah kaca Afghanistan hanya sekitar 0,06% dari total global, negara ini sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Sekitar 89% penduduk Afghanistan bergantung pada sektor pertanian untuk kelangsungan hidup mereka, yang sangat terpengaruh oleh perubahan pola cuaca dan kekeringan.

Menurut PBB, Afghanistan telah mengalami kekeringan berulang antara tahun 2020 dan 2025, yang secara signifikan mengurangi muka air tanah dan berdampak parah pada kemampuan negara untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Menjelang COP30, PBB memperingatkan bahwa tahun 2025 diperkirakan akan menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat, yang semakin memperburuk kerentanan Afghanistan terhadap perubahan iklim.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.