Jakarta – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini membagikan sebuah pengungkapan menarik mengenai dua angka yang ia yakini selalu menyertai perjalanan hidupnya: 8 dan 13. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa momen tersebut menjadi sorotan dalam forum penting tersebut.
Dalam sambutannya, Prabowo mengawali dengan menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan besar yang diberikan kepadanya. Ia menekankan kehadirannya di Muktamar sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8, sebuah angka yang secara implisit sudah memiliki makna baginya.

Kemudian, Prabowo mulai menyinggung tentang angka-angka yang menurutnya memiliki keterkaitan misterius. Ia merujuk pada Muktamar NU berikutnya, yang ke-36, dan tahun pelaksanaannya, 2031. Dengan nada penasaran, ia mulai menjumlahkan angka-angka tersebut di hadapan para ulama dan peserta muktamar.
Mantan Danjen Kopassus itu menjelaskan, "Muktamar yang ke-36 adalah tahun 31. Ini kan 35, nantinya 36, tahun 31. 3 sama 6 itu 9." Ia melanjutkan perhitungan, "Tunggu, tunggu, tunggu. Tahun 31 itu 3 tambah 1, 4. 9 tambah 4, 13. Jadi saya punya dua angka yang selalu hadir di hidup saya: 8 dan 13," ungkapnya, disambut perhatian hadirin.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa rangkaian angka-angka tersebut bukanlah hasil rekayasanya. Ia melihatnya sebagai bagian dari kehendak Yang Maha Kuasa yang patut diterima. "Tapi kita ikuti saja kehendak Yang Maha Besar. Ini kehormatan besar bagi saya," pungkasnya, menunjukkan sikap pasrah dan rasa syukur atas setiap kejadian dalam hidupnya.
