Internationalmedia.co.id – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,3 mengguncang Sinabang, Simeulue, Aceh, dan getarannya terasa hingga ke Malaysia. Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) melaporkan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 12.56 waktu setempat dengan magnitudo 6,5.
"Getaran terasa di sekitar wilayah pantai barat Semenanjung Malaysia," demikian pernyataan resmi dari MetMalaysia. Meskipun demikian, MetMalaysia memastikan bahwa tidak ada potensi tsunami yang ditimbulkan oleh gempa ini. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi di Malaysia akibat gempa tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa di Sinabang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan bahwa mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik (thrust fault).
Daryono menambahkan bahwa gempa M 6,3 ini termasuk dalam kategori megathrust, mengingat lokasi episentrum dan bentuk patahan yang terjadi. Zona megathrust sendiri memanjang di Samudera Hindia bagian barat Sumatera, selatan Jawa hingga Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, gempa megathrust terjadi ketika pusat gempa berada di bidang kontak antarlempeng, dan tidak selalu memiliki kekuatan magnitudo yang besar.
