Internationalmedia.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi sorotan setelah terekam kamera tampak mengantuk berat hingga diduga tertidur saat rapat kabinet di Gedung Putih, Selasa (2/12) waktu setempat. Momen ini terjadi tak lama setelah Trump mengklaim dirinya "lebih jeli" dibandingkan 25 tahun lalu dan mengecam laporan New York Times (NYT) yang menyoroti staminanya.
Rapat kabinet yang dihadiri oleh jajaran menteri Trump itu dimulai setelah tengah hari. Awalnya, Trump dengan nada tinggi membantah artikel NYT yang menyebut dirinya melambat di masa jabatan kedua. Ia bahkan menyebut para wartawan "gila" karena dianggap tidak adil dalam memberitakan kesehatannya.

Namun, selama satu setengah jam berikutnya, Trump terlihat kesulitan untuk tetap terjaga. Beberapa kali, ia tampak berjuang keras melawan kantuk, bahkan saat para menteri memberikan pujian. Momen ini terekam jelas saat Menteri Perdagangan Howard Lutnick memuji perang dagang Trump dan menyebut kabinetnya "terhebat untuk presiden terhebat".
Kondisi serupa juga terlihat saat Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Scott Turner, Menteri Pertanian Brooker Rolins, Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer, dan Administrator Badan Perlindungan Lingkungan Lee Zeldin memberikan pemaparan. Bahkan, saat Menteri Pendidikan Linda McMahon dan Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F Kennedy Jr berbicara, Trump tampak terdiam dengan mata tertutup selama 10 hingga 15 detik.
Momen paling mencolok terjadi saat Menteri Luar Negeri Marco Rubio memuji upaya Trump mengakhiri perang. Saat itu, Trump duduk tepat di sebelah Rubio, dan kamera terus menyorot keduanya, memperjelas kondisi Trump yang tampak mengantuk.
Menanggapi kejadian ini, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt membela Trump, menyatakan bahwa sang presiden "mendengarkan dengan saksama dan memimpin keseluruhan rapat kabinet yang berlangsung maraton selama tiga jam". Kejadian ini memicu perdebatan dan spekulasi mengenai kondisi kesehatan Trump, terutama mengingat usianya yang sudah lanjut.
