Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesediaan Indonesia mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, Palestina. Pujian ini muncul di tengah kekhawatiran atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas dan eskalasi konflik dengan Israel.
Trump, melalui platform Truth Social, mengisyaratkan bahwa beberapa negara di Timur Tengah telah menawarkan bantuan pasukan untuk menstabilkan Gaza. Ia menyoroti antusiasme negara-negara tersebut untuk "meluruskan Hamas" jika kelompok tersebut terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang rapuh.

Meskipun Trump tidak menyebutkan secara spesifik negara mana saja yang menawarkan bantuan, ia secara khusus memberikan pujian kepada Indonesia dan kepemimpinan Presiden Prabowo. "Saya ingin berterima kasih kepada negara Indonesia yang besar dan kuat, dan pemimpinnya yang luar biasa, atas semua bantuan yang telah mereka tunjukkan dan berikan kepada Timur Tengah, dan kepada AS," ungkap Trump.
Penawaran Indonesia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian bertujuan untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di Gaza. Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia mengenai kesediaan untuk terlibat dalam konflik langsung dengan Hamas.
Trump menambahkan bahwa ia telah meminta negara-negara tersebut, termasuk Israel, untuk menahan diri sementara waktu, dengan harapan Hamas akan bertindak sesuai dengan kesepakatan. "Jika mereka tidak melakukannya, akhir bagi Hamas akan cepat, gemilang, & brutal!" tegasnya.
Situasi di Gaza tetap tegang, dengan laporan yang menyebutkan bahwa hampir 100 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober. Komitmen Indonesia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian menjadi sinyal penting dalam upaya internasional untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
