Internationalmedia.co.id – Gelombang antikorupsi di China kembali memakan korban. Dua jenderal ternama, He Weidong dan Miao Hua, resmi dipecat dari Partai Komunis dan militer atas tuduhan "pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum". Langkah tegas ini diumumkan oleh Kementerian Pertahanan China, menandai babak baru dalam upaya pemberantasan korupsi yang menyasar para petinggi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Pemecatan He Weidong menjadi sorotan utama. Sebagai jenderal nomor dua di China dan anggota Politbiro, posisinya sangat strategis. Ketidakhadirannya di publik sejak Maret lalu menimbulkan spekulasi, namun penyelidikan terhadapnya baru diungkap sekarang. Juru bicara Kementerian Pertahanan, Zhang Xiaogang, menyatakan bahwa He dan Miao, bersama tujuh pejabat militer senior lainnya, terlibat dalam "pelanggaran aturan disiplin partai dan diduga melakukan kejahatan serius terkait tugas yang melibatkan jumlah uang yang sangat besar".

Miao Hua sendiri telah dipecat dari Komisi Militer Pusat sejak Juni lalu, setelah diselidiki atas "pelanggaran disiplin serius" pada November tahun sebelumnya. Pemecatan dua jenderal ini terjadi menjelang sidang pleno Komite Sentral Partai Komunis, di mana keputusan lebih lanjut terkait para anggotanya, termasuk pemecatan, diperkirakan akan diresmikan. Operasi antikorupsi ini menjadi sinyal kuat dari Presiden Xi Jinping untuk menegakkan disiplin dan memberantas praktik korupsi di tubuh militer China.
