Internationalmedia.co.id – Kepolisian Australia berhasil menggagalkan aksi keji yang direncanakan oleh sekelompok pembunuh bayaran di dekat sebuah tempat penitipan anak di Sydney. Penangkapan tiga tersangka pria ini mengungkap jaringan kejahatan terorganisir yang berpotensi memakan korban jiwa.
Detektif dari Kepolisian New South Wales bergerak cepat setelah mendapatkan informasi intelijen mengenai rencana pembunuhan di wilayah Revesby, pinggiran barat daya Sydney. Pada Selasa (7/10) waktu setempat, dua mobil yang berisi para tersangka berhasil dihentikan di tengah jalan.

Penggeledahan intensif mengungkap sejumlah barang bukti mengerikan, termasuk dua pucuk senjata api, balaclava, kamera pengintai yang dipasang di badan, serta jeriken berisi bahan bakar. Senjata api ketiga ditemukan dalam penggeledahan lanjutan di lokasi yang terkait dengan para tersangka.
Rekaman video dramatis menunjukkan bagaimana dua mobil tersangka terjebak di antara kendaraan polisi. Tembakan peringatan terdengar, meninggalkan lubang peluru di kaca depan mobil.
Menurut laporan Sydney Morning Herald, sindikat kriminal Vietnam diduga menyewa ketiga pria tersebut untuk menghabisi nyawa seseorang yang sebelumnya terkait dengan kelompok tersebut.
Asisten Komisioner Polisi, Scott Cook, mengungkapkan bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki jaringan kejahatan transnasional yang diduga terlibat dalam serangkaian konspirasi pembunuhan selama beberapa minggu terakhir.
Identitas target pembunuhan yang berhasil digagalkan ini dirahasiakan. Namun, Cook menduga bahwa korban menjadi sasaran karena perselisihan internal dalam sindikat kejahatan terorganisir.
Ketiga tersangka, yang tidak mengenal korban, nyaris melancarkan aksinya ketika polisi tiba. Cook menyatakan keterkejutannya karena kelompok pembunuh bayaran tersebut "bersiap untuk membunuh" di area yang berisiko tinggi menimbulkan korban tambahan.
"Ketiga individu ini diawasi, dan kami bergerak di saat yang tepat," tegas Cook.
Ketiga tersangka kini menghadapi serangkaian dakwaan serius, termasuk persekongkolan untuk melakukan pembunuhan dan berpartisipasi dalam kelompok kriminal. Mereka akan segera dihadapkan ke pengadilan, sementara penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.
