Internationalmedia.co.id memberitakan insiden mengejutkan yang menimpa aktivis sayap kanan Amerika Serikat, Charlie Kirk. Pria yang dikenal sebagai sekutu dekat Donald Trump ini dilaporkan terluka akibat tembakan saat menghadiri sebuah acara di Universitas Utah Valley, Orem, Utah. Kejadian ini langsung menyita perhatian publik dan memicu gelombang keprihatinan.
Pihak kepolisian kampus membenarkan adanya penembakan tersebut. Informasi awal yang beredar dari CBS News, mitra Internationalmedia.co.id di AS, menyebutkan Kirk terkena tembakan di leher dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kondisi Kirk disebut mengkhawatirkan oleh perwakilan Turning Point USA, kelompok mahasiswa konservatif yang dipimpinnya.

Marina Minas, kepala pemasaran Turning Point USA, mengungkapkan kekhawatirannya akan kondisi Kirk yang "tidak terlihat baik." Sementara itu, Menteri Pertanian Brooke Rollins, melalui akun X-nya, menyatakan Kirk dalam kondisi kritis dan meminta doa dari publik. "Tolong terus berdoa. Kabarnya dia dalam kondisi kritis, tapi masih bersama kami," tulis Rollins.
Detail lebih lanjut mengenai pelaku penembakan dan motif di balik aksi tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan informasi dan memberikan update terbaru seputar kondisi Charlie Kirk.
