Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Bakal Hadiri Perundingan Damai Ukraina-Rusia?
Trending Indonesia

Trump Bakal Hadiri Perundingan Damai Ukraina-Rusia?

GunawatiBy Gunawati13-05-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Bakal Hadiri Perundingan Damai Ukraina-Rusia?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kejutan datang dari mantan Presiden AS Donald Trump. Internationalmedia.co.id melaporkan, Trump sedang mempertimbangkan untuk terbang ke Turki guna menghadiri perundingan damai antara Ukraina dan Rusia yang dijadwalkan pekan ini. Pertemuan yang akan digelar di Istanbul ini merupakan perundingan langsung pertama antara pejabat kedua negara sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Rencana mengejutkan ini diungkap Trump sebelum keberangkatannya ke Arab Saudi, mengawali kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah. Kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (12/5), Trump menyatakan akan hadir jika dirasa perlu. "Saya berpikir untuk benar-benar terbang ke sana. Ada kemungkinan itu, jika saya berpikir hal itu dapat membantu," ujarnya. Ia bahkan optimistis perundingan yang dijadwalkan Kamis (15/5) akan membuahkan hasil baik. "Saya pikir Anda mungkin mendapatkan hasil yang baik… dan saya meyakini kedua pemimpin akan berada di sana," tambahnya.

Trump Bakal Hadiri Perundingan Damai Ukraina-Rusia?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengkonfirmasi kehadirannya. Ia juga berharap Trump hadir dan siap untuk "negosiasi langsung dan substantif" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun, Kremlin hingga kini belum memberikan konfirmasi kehadiran Putin. Padahal, Putin-lah yang mengusulkan pertemuan ini sebagai respons atas usulan gencatan senjata 30 hari dari Ukraina dan sekutunya yang dianggap Moskow telah "diabaikan sepenuhnya".

Menariknya, ketika ditanya soal sanksi terhadap Rusia jika Putin menolak gencatan senjata, Trump justru optimistis. "Saya memiliki firasat mereka akan setuju. Saya merasakan itu. Saya punya firasat," katanya. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS menyampaikan apresiasi kepada Turki atas kesediaannya memfasilitasi negosiasi, dan menyambut baik kemungkinan gencatan senjata. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sendiri mendesak kedua belah pihak untuk memanfaatkan kesempatan ini demi perdamaian.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Australia Kerahkan Aset Militer Timur Tengah Bergolak

05-03-2026 - 23.45

Ketegangan Memanas Kapal Iran Kedua Menuju Sri Lanka

05-03-2026 - 23.30

Drone Iran Hantam Azerbaijan Ancaman Balasan Menggema

05-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS di Kuwait Diserbu Drone Iran

05-03-2026 - 23.00

Drone Serang Warga Azerbaijan Presiden Siapkan Balasan

05-03-2026 - 21.45

Bukan Azerbaijan Ini Target Asli Iran

05-03-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.