Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Lebanon Marah Besar! Iran Dituding Campuri Urusan Dalam Negeri
Trending Indonesia

Lebanon Marah Besar! Iran Dituding Campuri Urusan Dalam Negeri

GunawatiBy Gunawati25-04-2025 - 15.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Lebanon Marah Besar! Iran Dituding Campuri Urusan Dalam Negeri
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan ketegangan antara Lebanon dan Iran semakin memanas. Pemerintah Lebanon memanggil Duta Besar Iran di Beirut, Motjaba Amani, untuk dimintai klarifikasi atas komentarnya yang dianggap mencampuri urusan dalam negeri. Pertemuan panas tersebut terjadi pada Kamis (24/4) di Kementerian Luar Negeri Lebanon.

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Lebanon, Hani Chemaitelly, dalam pertemuan dengan Amani, menekankan pentingnya mematuhi protokol diplomatik dan menghormati kedaulatan negara. Chemaitelly secara tegas meminta Amani untuk tidak lagi mencampuri urusan internal Lebanon. Pemanggilan ini merupakan buntut dari pernyataan Amani beberapa waktu lalu yang menuduh Lebanon menyerah pada tekanan Amerika Serikat (AS) terkait isu perlucutan senjata Hizbullah.

Lebanon Marah Besar! Iran Dituding Campuri Urusan Dalam Negeri
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun pernyataan Amani tidak secara langsung menyebut Lebanon atau Hizbullah, waktu dan konteksnya jelas mengarah pada diskusi terkini mengenai senjata kelompok militan yang didukung Iran tersebut. Dalam postingannya pada 18 April, Amani menyebut proyek perlucutan senjata sebagai konspirasi yang dirancang AS untuk melemahkan negara-negara lain. Ia bahkan memperingatkan negara-negara lain agar tidak terjebak dalam "perangkap musuh".

Pernyataan Amani ini memicu kemarahan Lebanon. Hizbullah, sekutu dekat Iran, memang tengah menghadapi tekanan dari AS untuk menyerahkan persenjataannya. Wakil Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Morgan Ortagus, bahkan mendesak perlucutan senjata Hizbullah dilakukan secepat mungkin. Namun, pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, dengan tegas menolak tuntutan tersebut. Ketegangan ini semakin memperumit situasi politik yang sudah rapuh di Lebanon, khususnya dalam konteks hubungannya dengan Iran dan AS.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Paus Leo XIV Peringatkan Dunia Soal Timur Tengah

15-03-2026 - 23.00

Trump Ancam Iran Lagi Demi Kesenangan

15-03-2026 - 21.30

Syarat Tak Terduga Iran Buka Jalur Minyak Dunia

15-03-2026 - 21.15

Terbongkar Jaringan Intelijen Israel di Iran

15-03-2026 - 21.00

Penyelundupan Vape Singapura Terbongkar Miliaran Rupiah

15-03-2026 - 18.00

Target Utama Iran Kini Netanyahu

15-03-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.