internationalmedia.co.id – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah kawasan pemukiman di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (6/11/2026). Insiden yang terjadi saat hari mulai gelap ini sempat memicu kepanikan warga sekitar karena kobaran api yang terlihat cukup besar melalap bangunan rumah tinggal tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, laporan mengenai munculnya api pertama kali diterima oleh petugas melalui sambungan telepon pada pukul 18.55 WIB. Warga yang melihat kepulan asap tebal segera menghubungi layanan darurat untuk meminta bantuan guna mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar merupakan sebuah rumah tinggal. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan H Sailin II, RT 03 RW 05, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan.
Guna menangani situasi darurat tersebut, pihak pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan besar ke lokasi kejadian. Sebanyak 71 personel gabungan dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan dukungan 16 unit mobil pompa pemadam. Operasi pemadaman secara intensif mulai dilakukan petugas pada pukul 19.07 WIB.
Berkat kesigapan para petugas di lapangan, api berhasil dikendalikan dalam waktu yang relatif cepat guna mencegah terjadinya perambatan ke rumah-rumah warga yang berdekatan. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melanjutkan ke tahap pendinginan.
"Kondisi terkini, api sudah padam sehingga tim damkar melanjutkan dengan fase pendinginan pada pukul 20.08 WIB," ujar Sjukri dalam keterangannya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan penyemprotan air secara berkala serta mengurai material bangunan yang runtuh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi yang dapat memicu kebakaran susulan.
Kondisi bangunan pasca-kejadian terlihat cukup memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian besar atap rumah telah runtuh akibat panas yang ekstrem. Petugas pemadam kebakaran bahkan harus masuk ke dalam sisa-sisa bangunan untuk menyisir setiap sudut guna memastikan seluruh api telah padam total.
Mengenai penyebab pasti munculnya api serta kronologi kejadian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai total kerugian materiil maupun adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat musibah ini. Polisi dan tim terkait masih mengumpulkan keterangan saksi di lokasi untuk mengungkap penyebab utama kebakaran tersebut.
