Gelombang keluhan diare dan mual mendadak melanda SMAN 1 Rembang, Jawa Tengah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, sedikitnya 105 siswa dan delapan tenaga pengajar terpaksa menahan sakit setelah diduga menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis kemarin.
Kepala SMAN 1 Rembang, Endang Sri Lestari, mengonfirmasi insiden ini. "Sebanyak 105 murid terdampak diare dan ada delapan guru. Untuk tendik tidak ada," jelas Endang saat dimintai keterangan pada Jumat malam, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id pada Sabtu (26/9/2024).

Menu MBG yang disajikan kepada para siswa pada Kamis (24/9) dan diduga menjadi pemicu keluhan tersebut meliputi nasi, bakwan jagung, serta pentol bumbu Bali.
Endang menambahkan, data jumlah korban tersebut merupakan hasil rekapitulasi yang dihimpun pihak sekolah hingga Jumat (25/9) pagi. Segera setelah laporan diterima, pihak sekolah langsung bergerak cepat melakukan pemantauan intensif dan penanganan terhadap siswa-siswi yang mengeluhkan diare dan mual. Hingga Jumat malam, tercatat 28 siswa masih menunjukkan gejala diare dan mual, sementara sebagian besar lainnya dilaporkan sudah pulih setelah mendapatkan penanganan.
Lebih lanjut, Endang menceritakan bahwa laporan pertama mengenai adanya siswa yang mengalami diare diterimanya sekitar pukul 09.30 WIB. Kala itu, ia sedang menghadiri rapat di Cabang Dinas Pendidikan. "Sekitar pukul 09.30 saya ditelepon Waka Humas, bilang ada beberapa anak yang diare. Akhirnya saya minta dibuatkan list data anak, diperjelas siapa yang merasa sakit perut dan diare," pungkasnya.
