Tangerang Selatan – Pihak kepolisian di Tangerang Selatan tengah mengusut tuntas dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru di salah satu sekolah internasional ternama di Serpong. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kasus ini menarik perhatian publik setelah korban dan sejumlah saksi mulai dimintai keterangan oleh aparat.
AKBP Boy Jumalolo, Kapolres Tangerang Selatan, mengonfirmasi bahwa proses penyelidikan sedang berjalan intensif. "Saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan juga meminta keterangan dari para saksi dan korban," ujar AKBP Boy kepada wartawan, Jumat lalu. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan telah menerima laporan dan kini fokus pada pengumpulan bukti serta keterangan.

Dugaan kasus pelecehan ini pertama kali mencuat dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, terduga pelaku melancarkan aksinya dengan modus child grooming, memanfaatkan momen les privat mengaji setelah jam sekolah. Ia diduga mempertontonkan video porno kepada korban dan melakukan sentuhan fisik di bagian sensitif.
Keberanian korban untuk bercerita kepada pelatih taekwondo-nya menjadi kunci terbongkarnya perbuatan keji ini. Setelah insiden terungkap, pihak sekolah internasional tersebut dikabarkan telah menonaktifkan terduga pelaku dari jabatannya, sembari menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
AKBP Boy Jumalolo menambahkan, pihaknya memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap secara terang benderang dan keadilan dapat ditegakkan. "Saat ini penyidik sedang bekerja dan mohon doanya agar segera terungkap peristiwanya," pungkasnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengikuti liputan eksklusif di Internationalmedia.co.id.
