Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden tragis mengguncang warga Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, setelah seorang remaja berusia 19 tahun ditangkap karena diduga kuat telah membunuh ayah kandungnya sendiri, H (60). Peristiwa mengerikan ini terjadi di dalam kamar mandi rumah korban, pada Kamis (24/9/2026).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan kronologi awal kejadian yang berhasil dihimpun pihak kepolisian. Menurut Anggi, sebelum kematian korban, anak dan ayah tersebut terlibat percekcokan sengit di dalam kamar mandi. Ketegangan memuncak hingga berujung pada kekerasan fisik.

"Diperoleh keterangan bahwa diduga pelaku melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di dalam kamar kecil atau kamar mandi," ungkap AKP Anggi kepada wartawan.
Lebih lanjut, Anggi memaparkan bahwa perselisihan itu tidak hanya sebatas adu mulut. Keduanya sempat saling cekik. Selain itu, pelaku juga dilaporkan memukul kepala korban, yang kemudian menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian. Keterangan sementara ini diperoleh dari terduga pelaku yang berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Gunung Sindur.
Motif di balik tindakan keji ini masih didalami secara intensif oleh pihak kepolisian. Namun, berdasarkan pengakuan awal pelaku, kemarahan dan kekesalan menjadi pemicu utama. Pelaku mengaku kesal karena ditegur oleh sang ayah setelah pulang larut malam. Teguran tersebut, menurut pelaku, disertai dengan tamparan dari korban.
"Nah, (motif) itu masih kita lakukan pendalaman. Namun sementara yang berhasil dihimpun oleh penyidik, itu terkait dengan motif kesal karena ditegur oleh korban, karena si pelaku ini dia pulang malam, kemudian ketika disuruh istirahat tidak mau," jelas Anggi.
AKP Anggi menambahkan, "Informasinya pada saat itu si pelaku itu sempat ditampar terlebih dahulu ya oleh korban." Diduga, insiden tamparan ini memicu emosi pelaku hingga gelap mata, tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri.
Saat ini, pelaku telah mengakui perbuatannya dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Bogor untuk mendalami seluruh aspek kejadian. Kasus ini menjadi sorotan serius mengingat hubungan darah antara pelaku dan korban, serta motif yang terkesan sepele namun berujung fatal.
