Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi, mengeluarkan peringatan serius terkait serangan milisi teroris yang menyasar sejumlah kota di negaranya. Dalam sebuah konferensi pers di Kedutaan Besar Saudi di Jakarta, Jumat (11/9/2026), Faisal mengungkapkan adanya aliansi berbahaya antara kelompok Al-Houthi di Yaman dan Al-Shabaab, sempalan Al-Qaeda dari Somalia. Internationalmedia.co.id – News mencatat, aliansi ini dinilai tidak hanya mengancam stabilitas regional, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan jalur pelayaran internasional yang vital.
Faisal menjelaskan bahwa ancaman dari aliansi ini melampaui batas-batas regional Timur Tengah. Ia menekankan bahwa stabilitas dan keamanan perairan laut, yang merupakan urat nadi pelayaran internasional, akan merasakan dampak yang signifikan. "Aliansi ini tidak hanya berdampak terhadap stabilitas dan keamanan regional, namun juga tentunya akan berdampak sangat terasa nantinya akan berdampak kepada komunitas internasional," tegasnya, menyoroti potensi gangguan terhadap rantai pasok global dan perdagangan.

Tidak hanya itu, Dubes Faisal juga secara spesifik menyoroti bahwa rangkaian peristiwa ini membawa dampak serius bagi Indonesia dan masyarakatnya. Menurutnya, motif di balik serangan aliansi tersebut adalah untuk menciptakan ketidakstabilan, bukan hanya di kawasan konflik, tetapi juga merembet ke negara-negara yang jauh secara geografis namun terhubung secara ekonomi dan keamanan.
Menanggapi situasi ini, Faisal menegaskan penolakan keras Kerajaan Arab Saudi terhadap segala bentuk tindakan terorisme dan agresi. Ia menekankan bahwa aliansi milisi tersebut hanya mengedepankan kepentingan sempit kelompoknya, mengabaikan stabilitas dan keamanan global. "Arab Saudi memiliki hak yang sah dan legitimasi penuh untuk mempertahankan teritorialnya dari serangan milisi maupun kelompok teroris lainnya, sesuai dengan hukum internasional dan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa," pungkasnya, menegaskan komitmen negaranya untuk menjaga kedaulatan dan melindungi warganya.
