Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat dan sebuah gedung kosong di Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026). Hingga laporan ini diturunkan, upaya pendinginan masih terus dilakukan, khususnya pada gedung kosong yang menjadi salah satu fokus utama pemadaman. Internationalmedia.co.id – News
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa timnya sedang dalam tahap "overhaul" atau pembongkaran. Proses ini krusial untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi di dalam struktur bangunan. "Ini sudah pendinginan. Kami coba membuka, membongkar karena takutnya api di dalam masih ada jadi pastinya seperti itu akan ada timbunan api kembali," ujar Bayu saat ditemui di lokasi kejadian. Ia menambahkan bahwa sempat ada titik api yang masih menyala di lantai 13 gedung tersebut sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas.

Bayu juga mengungkapkan bahwa akses yang sangat sulit menjadi tantangan besar bagi petugas pemadam kebakaran. Upaya pengerahan bronto skylift, alat pemadam canggih dengan jangkauan tinggi, ternyata tidak membuahkan hasil optimal karena alat tersebut tidak bisa masuk ke area gedung yang sempit. "Aksesnya cukup sulit bagi anggota, tapi kami sudah berupaya tadi menggunakan bronto, tapi bronto kami pun juga tidak bisa masuk. Jadi terpaksa kami lakukan secara manual," jelasnya. Akibatnya, petugas terpaksa mengandalkan tangga manual atau single ladder untuk menjangkau titik api di ketinggian, mengerahkan seluruh tenaga untuk menaklukkan si jago merah.
Selain gedung kosong, kebakaran ini juga berdampak parah pada permukiman warga di sekitarnya. Tercatat, 114 rumah hangus terbakar, menyebabkan 880 jiwa dari 310 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Insiden kebakaran ini dilaporkan kepada pihak damkar pada pukul 13.40 WIB, dan operasi pemadaman segera dimulai enam menit kemudian, tepatnya pukul 13.46 WIB. Informasi mengenai dampak dan kronologi kejadian ini dihimpun oleh internationalmedia.co.id di lokasi kejadian.
