Jakarta, Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri baru saja menuntaskan upacara serah terima jabatan Kakorlantas. Tongkat komando kini resmi beralih dari Irjen Pol. Agus Suryonugroho kepada Irjen Pol. Wibowo, dalam sebuah seremoni yang penuh makna di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, pada Sabtu (4/7/2026).
Dalam sambutannya yang penuh haru, Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya yang mendalam atas kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Korlantas Polri. Ia menegaskan, berbagai capaian gemilang selama masa kepemimpinannya adalah buah dari kerja sama solid, kekompakan, serta rasa memiliki yang terus dipupuk di setiap lini Korlantas.

"Saya merasa bangga dan senang, saya dengan keluarga terutama istri dan anak-anak saya menjadi bagian daripada keluarga besar Korlantas Polri," ujar Irjen Agus, mengenang masa-masa pengabdiannya. Ia menambahkan, "Banyak hal yang tentunya saya lakukan di Korlantas Polri yang belum maksimal. Tetapi berkat kebersamaan, berkat kekompakan, dan rasa memiliki yang kita bangun, banyak prestasi yang dapat kita ukir bersama."
Meski demikian, Irjen Agus secara rendah hati mengakui bahwa masih banyak hal yang belum maksimal terlaksana. Ia pun tak lupa menyampaikan permohonan maaf tulus kepada seluruh personel Korlantas apabila selama memimpin, terdapat kebijakan, arahan, atau tindakan yang kurang berkenan, baik dari dirinya maupun keluarga.
Meninggalkan jabatannya, Irjen Agus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah kelanjutan. Ia menaruh optimisme besar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Wibowo, Korlantas Polri akan semakin maju dan mampu meneruskan berbagai program transformasi digital yang telah dirintis. "Saya titip Pak Bowo (Kakorlantas Polri), ada program Polantas Menyapa, ada Digital Korlantas, ada Transformasi Digital," ujarnya penuh harap.
Pesan paling krusial yang ditekankan Irjen Agus adalah pentingnya mengubah wajah Polantas. "Yang paling terpenting mari kita mengubah wajah Polantas, menjadi Polantas yang dekat dengan masyarakat, diterima di tengah masyarakat, baik dari pola sikap, perilaku maupun cara kita berbicara," tegasnya, mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam melayani publik.
Sebagai penutup, Irjen Agus Suryonugroho memohon pamit dan izin meninggalkan Korlantas Polri, namun bukan untuk berpisah. Ia kembali menekankan filosofi estafet kepemimpinan sebagai wujud pengabdian dan pelayanan. "Mari kita doakan Korlantas Polri ke depan tetap maju dan terus memberikan kontribusi positif, terutama dalam melayani masyarakat," pungkasnya, mendoakan institusi ini senantiasa bermarwah dan disegani.
Upacara serah terima jabatan yang khidmat ini ditutup dengan tradisi pedang pora, di mana para personel Korlantas Polri berbaris rapi membentuk lorong kehormatan bagi Irjen Pol. Agus Suryonugroho beserta Ny. Deny Agus saat mereka melangkah meninggalkan lapangan.
