Universitas Airlangga (Unair) tengah menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan sepasang mahasiswanya melakukan tindakan asusila di dalam ruang kelas beredar luas. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pihak kampus kini bergerak cepat memproses kasus tersebut melalui Komisi Etik, dengan janji akan memberikan sanksi tegas.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, mengonfirmasi kebenaran video yang beredar tersebut kepada internationalmedia.co.id. Ia menjelaskan bahwa mekanisme penanganan kasus ini telah sepenuhnya diserahkan kepada Komisi Etik untuk pendalaman lebih lanjut. "Kami berusaha memberikan penanganan yang objektif, profesional, serta mengedepankan perlindungan hak seluruh pihak yang terlibat," tegas Pulung.

Tak hanya melibatkan mahasiswa bersangkutan, Unair juga mengambil langkah serius dengan memanggil orang tua kedua mahasiswa. Pemanggilan ini bertujuan untuk mendalami latar belakang perilaku yang terjadi. "Karena anak ini masih dalam pengawasan orang tua, kami anggap penting untuk mendatangkan mereka guna mencari tahu akar permasalahan perilaku ini," jelas Pulung.
Saat ini, kedua mahasiswa yang terlibat tidak beraktivitas di kampus mengingat periode libur. Mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Komisi Etik. Meskipun demikian, Pulung belum dapat memastikan bentuk sanksi yang akan dijatuhkan, apakah berupa skorsing atau bentuk lain. Pihak kampus masih menunggu hasil final dari Komisi Etik yang diharapkan segera rampung.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Unair, yang berkomitmen untuk menjaga integritas dan etika di lingkungan kampus. Keputusan akhir terkait sanksi diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan menjaga nama baik institusi pendidikan tinggi tersebut.
