Sebuah rekaman video yang menampilkan mobil Fortuner putih dikepung ratusan massa di Ciledug, Kota Tangerang, mendadak viral. Awalnya, berbagai spekulasi beredar, mulai dari dugaan tabrak lari hingga pencurian mobil. Namun, Internationalmedia.co.id – News mengonfirmasi, insiden yang terjadi Jumat malam itu ternyata bukan seperti yang disangkakan, melainkan terkait upaya penangkapan pelaku narkoba.
Dalam video yang menyebar luas, terlihat jelas kerumunan warga mengepung dan bahkan melampiaskan amarahnya pada kendaraan mewah tersebut. Suara sirene ambulans terdengar di tengah keramaian, sebelum seorang pria bertelanjang dada, yang diduga pengemudi, dievakuasi ke dalam ambulans dengan kondisi babak belur. Peristiwa dramatis ini berlokasi di kawasan Puri Beta, Ciledug.

Narasi awal yang menyertai video menyebutkan Fortuner tersebut terlibat tabrak lari setelah menabrak sejumlah kendaraan dari arah UBL Petukangan menuju Ciledug, kemudian dikejar massa. Ada pula dugaan bahwa pengemudi adalah maling mobil dari Komplek DKI Joglo, Jakarta Barat, yang berusaha kabur.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, segera meluruskan informasi yang simpang siur tersebut. Ia menegaskan bahwa pengemudi Fortuner bukan pelaku tabrak lari ataupun pencuri, melainkan seorang terduga pelaku narkoba yang sedang dalam pengejaran.
"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," jelas Kombes Jauhari dalam keterangannya, Sabtu (13/6). Ia menambahkan, saat mobil melintas di Puri Beta, ada warga yang berteriak "maling", memicu warga lain mengejar dan mengeroyok pelaku hingga babak belur.
Kejadian bermula ketika tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, dipimpin Ipda Erwin Manatar Sirait, melakukan penangkapan empat pelaku narkoba di Jalan Al Mubarok II Blok T 2 RT 02/08 Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Salah satu pelaku, yang berada di dalam Fortuner bernopol B-2432-VBE, berhasil melarikan diri.
Lima anggota Polres Metro Jakarta Selatan kemudian melakukan pengejaran intensif. Pengejaran dari Joglo berakhir ketika pelaku menabrak trotoar di Jalan Puri Beta 2, setelah sebelumnya juga menabrak beberapa pengendara motor.
Momen inilah yang dimanfaatkan massa. Melihat kondisi mobil yang berhenti dan pengemudi yang berusaha kabur, warga yang salah paham lantas memecahkan kaca mobil dan memukuli pelaku. Petugas Polsek Ciledug bersama tim medis ambulans segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi pelaku yang terluka parah ke RS Sari Asih guna mendapatkan perawatan medis.
