Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Malaysia Kencangkan Ikat Pinggang Idul Fitri Beda
Trending Indonesia

Malaysia Kencangkan Ikat Pinggang Idul Fitri Beda

GunawatiBy Gunawati12-03-2026 - 12.00Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Malaysia Kencangkan Ikat Pinggang Idul Fitri Beda
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pemerintah Malaysia mengambil langkah antisipatif yang signifikan, merespons potensi gejolak ekonomi akibat konflik yang memanas antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengumumkan bahwa perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini tidak akan diwarnai dengan acara open house resmi, baik dari pemerintah maupun entitas terkait. Selain itu, perjalanan dinas ke luar negeri juga akan dipangkas secara drastis.

Arahan tegas tersebut tidak hanya berlaku untuk lembaga pemerintahan, tetapi juga meluas ke perusahaan-perusahaan terkait pemerintah (GLC) dan perusahaan investasi terkait pemerintah (GLIC). PM Anwar Ibrahim menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah kehati-hatian dalam mengelola dana secara bijaksana, mengingat potensi dampak ekonomi yang bisa ditimbulkan oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. "Meskipun beberapa pihak mungkin mempertanyakan urgensinya jika situasi masih terkendali dan pasokan kebutuhan pokok aman, Anwar menjelaskan, ‘Saya katakan ini adalah langkah yang logis dan bijaksana,’ seperti dikutip dari media Free Malaysia pada Kamis (12/3/2026)."

Malaysia Kencangkan Ikat Pinggang Idul Fitri Beda
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam upaya penghematan lainnya, PM yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan ini menginstruksikan para menteri dan seluruh anggota serta departemen pemerintah untuk membatasi kunjungan ke luar negeri. "Perjalanan yang sudah direncanakan dan bersifat wajib adalah pengecualian," jelasnya dalam konferensi pers pada Rabu (11/3). Lebih lanjut, Anwar juga menugaskan Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof untuk memimpin komite khusus. Komite ini akan bertugas mengawasi penegakan hukum terhadap penyelewengan bahan bakar bersubsidi jenis RON95 dan diesel. Lonjakan harga minyak global diperkirakan akan membuat aktivitas penyelundupan barang-barang bersubsidi ini semakin menarik bagi para oknum.

Tidak hanya itu, Menteri Keuangan II, Amir Hamzah Azizan, akan memimpin komite khusus terpisah yang fokus mempelajari dampak konflik terhadap perekonomian negara. Komite ini dijadwalkan akan bertemu setiap hari, melibatkan Menteri Perekonomian Akmal Nasir dan kementerian terkait lainnya. Sebagai langkah proaktif, rapat Kabinet khusus juga akan diselenggarakan pada tanggal 13 Maret untuk meninjau posisi fiskal negara dan perkembangan terkini di kawasan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kematian Mengejutkan Tangan Kanan Pemimpin Iran

18-03-2026 - 07.00

Irak Memanas Milisi Beri Peringatan Keras

18-03-2026 - 03.30

Eropa Kompak Tolak Trump Selat Hormuz

18-03-2026 - 03.15

Tokoh Kunci Iran Gugur Siapa Dalangnya

18-03-2026 - 03.00

Pesan Misterius Larijani Usai Klaim Israel

17-03-2026 - 23.00

Misteri Serangan Udara Kabul

17-03-2026 - 21.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.