Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara
Trending Indonesia

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara

GunawatiBy Gunawati11-03-2026 - 23.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Teheran diguncang kabar burung yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami cedera serius akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Namun, otoritas Iran dengan tegas membantah spekulasi tersebut, memastikan bahwa Khamenei dalam kondisi aman dan sehat walafiat di tengah gejolak regional yang memanas.

Penasihat pemerintah Iran, Yousef Pezeshkian, yang juga merupakan putra dari Presiden Masoud Pezeshkian, menjadi salah satu suara yang mengklarifikasi situasi ini. Melalui platform Telegram, Yousef menyatakan, "Saya mendengar kabar bahwa Bapak Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberitahu saya bahwa, alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat." Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, 11 Maret 2026, sebagaimana dilansir oleh AFP.

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mojtaba Khamenei, yang kini berusia 56 tahun, baru saja diangkat sebagai pemimpin tertinggi ketiga Iran sejak revolusi 1979. Pengangkatannya diumumkan secara resmi pada Minggu, 8 Maret, sepekan setelah wafatnya sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei. Televisi pemerintah Iran sendiri pernah menjuluki Mojtaba sebagai "veteran perang yang terluka dalam perang Ramadan," meskipun detail spesifik cederanya tidak pernah diungkapkan kepada publik.

Latar belakang kabar cedera ini tak lepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah. Sejak 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan skala besar terhadap Iran, yang menewaskan sejumlah tokoh dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi sebelumnya. Iran merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke target-target di Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menandai periode ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pengangkatan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi baru juga menuai reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump. Trump menyatakan ketidakpuasannya dan bersikeras ingin memiliki peran dalam menentukan pengganti mendiang Khamenei. Ia menyebut penunjukan Mojtaba sebagai "kesalahan besar" dan memperingatkan bahwa Mojtaba "tidak akan bertahan lama" tanpa persetujuan Amerika Serikat, serta tidak akan bisa hidup damai. Bantahan resmi dari Teheran ini diharapkan dapat meredakan spekulasi yang beredar, sekaligus menegaskan stabilitas kepemimpinan di tengah gejolak regional yang semakin memanas.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Drama Pagi di Gedung Putih AS

11-03-2026 - 23.30

AS Minta Warga Tinggalkan Hormuz Ancaman Serangan Baru

11-03-2026 - 23.00

Gedung Putih Geger Mobil Tabrak Barikade Pengemudi Ditahan

11-03-2026 - 21.45

Iran Tegas Demonstran Dianggap Musuh

11-03-2026 - 21.30

Kengerian Bus Swiss Mengguncang Fribourg

11-03-2026 - 21.15

Selat Hormuz Mencekam Tiga Awak Hilang

11-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.