Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan
Trending Indonesia

Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan

GunawatiBy Gunawati04-03-2026 - 23.45Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sebuah insiden serius mengguncang kawasan Mediterania timur pada Rabu (4/3/2026) ketika sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Iran berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, meskipun melintasi wilayah udara Turki melalui Irak dan Suriah, rudal tersebut diyakini bukan ditujukan ke Ankara, melainkan ke Siprus.

Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi insiden tersebut, menyatakan bahwa rudal itu telah "dihadang dan dinetralisir oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur". Pernyataan resmi tersebut tidak merinci target spesifik rudal Iran itu.

Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, seorang pejabat Turki yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada AFP bahwa rudal tersebut "ditujukan ke pangkalan di Siprus Yunani, namun melenceng dari jalurnya".

Pecahan rudal yang jatuh di distrik Dortyol, Turki selatan, dekat perbatasan Suriah, diidentifikasi sebagai bagian dari sistem pencegat yang digunakan untuk menetralkan ancaman udara. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Juru bicara NATO, Allison Hart, menegaskan dukungan penuh aliansi tersebut. "NATO berdiri teguh bersama semua sekutu, termasuk Turki, karena Iran terus melakukan serangan tanpa pandang bulu di seluruh wilayah," kata Hart. Ia menambahkan bahwa postur pencegahan dan pertahanan NATO tetap kuat di semua domain, termasuk pertahanan udara dan rudal.

Turki, sebagai anggota NATO dengan mayoritas penduduk Muslim Sunni, berbagi perbatasan sepanjang 500 kilometer dengan Iran. Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya telah menegaskan bahwa serangan AS-Israel—yang memicu perang dan mendorong pembalasan Teheran—adalah "ilegal", meskipun ia menjaga hubungan baik dengan Presiden AS Donald Trump.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dalam sebuah wawancara, juga melontarkan kritik keras terhadap serangan balasan Iran yang dianggap "membabi buta" di seluruh negara Teluk, menyebutnya sebagai "strategi yang salah". Fidan menambahkan, "Strategi yang mendasarinya tampaknya adalah: ‘Jika saya akan tenggelam, saya akan menyeret kawasan itu bersama saya’."

Menyusul insiden rudal tersebut, Ankara segera memperingatkan Teheran agar tidak mengambil langkah-langkah yang dapat memperluas konflik. Sumber dari kementerian luar negeri Turki menyebutkan bahwa Fidan telah berbicara dengan rekan sejawatnya dari Iran melalui telepon, menekankan pentingnya "menghindari segala langkah yang dapat menyebabkan meluasnya konflik".

Para analis menilai bahwa lintasan rudal Iran dan penghancurannya oleh sistem NATO semakin meningkatkan taruhan untuk potensi perang regional yang meluas, meskipun belum ada bukti jelas bahwa Iran memang bermaksud menyerang Turki. Hamish Kinnear dari perusahaan intelijen risiko Verisk Maplecroft mengomentari, "Turki tidak ingin terlibat dalam serangan AS-Israel terhadap Iran, yang telah dikritiknya, tetapi jika Iran meluncurkan lebih banyak rudal yang jelas-jelas ditujukan pada target di wilayah Turki, Ankara akan mempertimbangkan pembalasan langsungnya sendiri."

Kementerian Pertahanan Turki kembali menegaskan komitmennya. "Segala langkah yang diperlukan untuk mempertahankan wilayah dan ruang udara kami akan diambil secara tegas dan tanpa ragu-ragu," kata mereka. "Kami menegaskan kembali bahwa kami berhak untuk menanggapi setiap tindakan permusuhan yang ditujukan kepada negara kami."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Siap Balas Dendam Qatar Murka

05-03-2026 - 03.30

Macron Bergerak Kapal Induk Menuju Titik Panas

05-03-2026 - 03.15

Langit Israel Mencekam Sirene Meraung di Mana mana

05-03-2026 - 03.00

Eropa Dalam Bidikan Iran Peringatan Keras Dikeluarkan

04-03-2026 - 23.30

Rusia Bongkar Taktik AS di Balik Serangan Iran

04-03-2026 - 23.15

Samudra Hindia Saksi Bisu Serangan Senyap

04-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.