Pesta pernikahan yang berubah menjadi lautan darah itu terjadi di kediaman Noor Alam Mehsud, seorang tokoh masyarakat pro-pemerintah di Dera Ismail Khan, sebuah distrik di provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Kepala kepolisian setempat, Adnan Khan, menyatakan bahwa para korban telah dilarikan ke rumah sakit, dengan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Menurut laporan AFP, insiden mengerikan ini terjadi pada Jumat (23/1) waktu setempat, saat para tamu undangan tengah menikmati pesta pernikahan dengan menari mengikuti irama musik. Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kecurigaan kuat mengarah kepada Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang dikenal sering melakukan serangan di negara tersebut.

TTP, meskipun terpisah dari Taliban Afghanistan, memiliki hubungan yang erat. Kelompok ini semakin berani sejak Taliban Afghanistan kembali berkuasa pada tahun 2021, setelah pasukan AS dan NATO menarik diri dari Afghanistan. Banyak pemimpin dan anggota TTP dilaporkan telah menemukan perlindungan di Afghanistan sejak Taliban berkuasa di sana.
Pesta Berubah Petaka: Bom Bunuh Diri Guncang Pernikahan di Pakistan!
