Sekolah Rakyat Jakarta Megah Menteri PU Angkat Jempol
Internationalmedia.co.id – News – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Hutama Karya (Persero) atas tuntasnya pembangunan Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta. Proyek strategis ini digarisbawahi sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, sejalan dengan visi besar Presiden Republik Indonesia untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima internationalmedia.co.id pada Rabu (12/8/2026), Menteri Dody menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan perwujudan dari pemikiran dan cita-cita mulia Kepala Negara. "Salah satu cara tercepat untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem adalah dengan menyekolahkan anak-anak, agar mereka memperoleh pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik," ujarnya. Ia juga berharap SR DKI Jakarta dapat bertransformasi menjadi boarding school berkualitas yang mampu bersaing dengan sekolah swasta terkemuka. "Kepada para siswa, belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan pendidikan ini sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih cerah," imbuhnya.
Apresiasi ini disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung Sekolah Rakyat DKI Jakarta yang telah rampung dibangun oleh Hutama Karya pada Selasa (11/8). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas pendidikan siap digunakan dan telah dimanfaatkan oleh para siswa. Gedung sekolah SR DKI Jakarta berdiri megah dengan luas bangunan mencapai 9.721,95 m² dan kapasitas hingga 900 siswa.
Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi ruang kelas modern, laboratorium komputer dan bahasa, laboratorium kimia, fisika, dan biologi, perpustakaan yang representatif, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang server, ruang laktasi, toilet, hingga gudang penyimpanan.
Mengusung konsep boarding school terintegrasi, SR DKI Jakarta juga dilengkapi dengan tiga gedung asrama untuk siswa SD seluas 6.186,22 m² yang mampu menampung 448 siswa. Sementara itu, tersedia pula gedung asrama putra dan putri untuk jenjang SMP/SMA, masing-masing seluas 2.738,43 m² dengan kapasitas 220 siswa per gedung. Setiap asrama didesain dengan fasilitas lengkap, mulai dari kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, kantin, kamar difabel, area cuci dan jemur, ruang panel, hingga toilet.
Tidak hanya untuk siswa, Hutama Karya juga turut menyelesaikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Guru seluas 2.103,57 m² yang dapat menampung hingga 76 guru. Untuk mendukung kegiatan spiritual, SR DKI Jakarta juga dilengkapi dengan gedung masjid berkapasitas 800 jemaah di atas lahan seluas 1.530,03 m².
Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, dalam kesempatan terpisah, menegaskan bahwa pembangunan SR DKI Jakarta merupakan wujud nyata komitmen Perseroan dalam mendukung program pemerintah. "Penyediaan infrastruktur pendidikan yang berkualitas, lengkap, dan terintegrasi dalam satu kawasan ini diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membentuk lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan karakter jangka panjang, demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia," pungkasnya.
