internationalmedia.co.id – Masalah populasi hewan peliharaan yang tidak terkendali sering kali menjadi tantangan serius di kawasan perkotaan seperti Jakarta. Menanggapi fenomena tersebut, Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri mengambil langkah nyata dengan menyelenggarakan program sterilisasi massal bagi kucing. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Polri Presisi, Jakarta, sebagai upaya preventif untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit menular.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, tercatat sebanyak 34 ekor kucing menjalani prosedur operasi sterilisasi pada Jumat (30/10/2026). Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas kucing yang menjalani tindakan medis ini adalah kucing betina, yakni sebanyak 27 ekor, sementara sisanya sebanyak 7 ekor merupakan kucing jantan. Langkah medis ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai strategi jangka panjang dalam mengendalikan pertumbuhan populasi kucing di wilayah ibu kota.

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Tory Kristianto, menegaskan bahwa sterilisasi merupakan metode yang paling bertanggung jawab dalam mengelola perkembangbiakan hewan. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan jumlah hewan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan standar kesehatan dan kesejahteraan hewan itu sendiri.
"Sterilisasi adalah langkah konkret untuk mengendalikan perkembangbiakan hewan secara bertanggung jawab. Kami ingin mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan di lingkungan mereka. Dengan populasi yang terkendali, manfaatnya akan terasa baik bagi hewan itu sendiri maupun bagi lingkungan tempat mereka tinggal," ujar Tory dalam keterangan resminya pada Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak profesional. Tim medis veteriner dari Subdirektorat Pemeliharaan Veteriner (Subditharvet) Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bekerja sama erat dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat. Menariknya, program ini juga melibatkan dunia akademisi dengan menghadirkan mahasiswa koas dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University serta mahasiswa dari Universitas Brawijaya.
Kerja sama antara RS Hewan Polri Presisi dengan Sudin KPKP Jakarta Barat ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mengawal kesehatan hewan di Jakarta, terutama dalam upaya pencegahan penularan rabies yang sangat krusial bagi kesehatan masyarakat.
Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Polri berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Dengan adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan akademisi, diharapkan isu kesehatan hewan dan pengendalian populasi di Jakarta dapat tertangani dengan lebih efektif dan efisien.
