Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Ultimatum! Ukraina Diberi Waktu Singkat untuk Terima Proposal Damai Rusia?
Trending Indonesia

Trump Ultimatum! Ukraina Diberi Waktu Singkat untuk Terima Proposal Damai Rusia?

GunawatiBy Gunawati22-11-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Ultimatum! Ukraina Diberi Waktu Singkat untuk Terima Proposal Damai Rusia?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan telah memberikan tenggat waktu yang sangat singkat kepada Ukraina untuk menanggapi draf proposal perdamaian dengan Rusia. Proposal yang diajukan oleh AS ini, menurut laporan, berisi poin-poin krusial yang berpotensi mengubah peta geopolitik Eropa Timur.

Trump, dalam wawancaranya dengan Fox Radio, mengungkapkan bahwa Ukraina memiliki waktu hingga 27 November untuk memberikan jawaban resmi atas proposal tersebut. "Saya sudah punya banyak tenggat waktu, tetapi jika semuanya berjalan lancar, kita cenderung memperpanjang tenggat waktu. Namun, Kamis, menurut kami, adalah waktu yang tepat," ujarnya, seperti dilansir AFP.

Trump Ultimatum! Ukraina Diberi Waktu Singkat untuk Terima Proposal Damai Rusia?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rencana perdamaian yang diajukan AS ini mencakup beberapa poin sensitif, termasuk potensi penyerahan wilayah timur Ukraina kepada Rusia dan pengurangan jumlah pasukan militer Ukraina. Selain itu, Kyiv juga diminta untuk berjanji tidak akan bergabung dengan NATO dan tidak akan menerima pasukan penjaga perdamaian Barat. Sebagai kompensasi, pesawat tempur Eropa akan ditempatkan di Polandia untuk melindungi Ukraina.

Trump menekankan bahwa jika pertempuran terus berlanjut, Ukraina berisiko kehilangan lebih banyak wilayah. Ia juga menanggapi kekhawatiran tentang potensi serangan Rusia ke negara-negara Eropa lainnya. Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin "tidak menginginkan perang lagi" dan telah "menerima hukuman" atas konflik yang telah berlangsung selama hampir empat tahun. Trump menambahkan bahwa konflik ini "seharusnya hanya perang satu hari."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Siapkan Perpisahan Terakhir Sang Pemimpin

04-03-2026 - 16.45

Timur Tengah Mencekam 40 Rudal Iran Meluncur

04-03-2026 - 16.30

Teheran dalam Bayangan Israel Rahasia CCTV Terbongkar

04-03-2026 - 16.15

Israel Kirim Peringatan Keras untuk Penerus Khamenei

04-03-2026 - 16.00

Timur Tengah Memanas Saudi Siap Balas

04-03-2026 - 12.45

Turki Bongkar Strategi Iran Timur Tengah Memanas

04-03-2026 - 12.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.