Internationalmedia.co.id – Data mengejutkan terungkap di tengah konflik berkepanjangan di Gaza. Ratusan tentara Israel dilaporkan melakukan percobaan bunuh diri dalam 18 bulan terakhir, sebuah fenomena yang disebut "mengkhawatirkan" oleh parlemen Israel (Knesset).
Laporan dari Pusat Penelitian dan Informasi Knesset mengungkap bahwa 279 tentara Israel mencoba mengakhiri hidup mereka antara Januari 2024 dan Juli 2025. Data ini menyoroti dampak psikologis yang mendalam dari perang terhadap para prajurit.

Dari ratusan kasus tersebut, 36 di antaranya berujung pada kematian. Laporan tersebut juga mencatat peningkatan signifikan kasus bunuh diri di kalangan tentara cadangan sejak tahun 2023, yang dikaitkan dengan peningkatan jumlah tentara aktif sejak pecahnya perang Gaza.
Anggota sayap kiri Knesset, Ofer Cassif, yang mendesak penyusunan laporan ini, menyebut fenomena ini sebagai "epidemi bunuh diri." Ia menekankan perlunya sistem pendukung yang kuat bagi para tentara dan mendesak upaya untuk mengakhiri perang demi mencapai perdamaian yang berkelanjutan. Cassif juga mengkritik pemerintah yang dinilai membiarkan para tentara menanggung akibat perang sendirian.
Data internationalmedia.co.id menunjukkan bahwa sejak 2017 hingga Juli 2025, sebanyak 124 tentara Israel tewas karena bunuh diri. Mayoritas dari mereka adalah tentara wajib militer (68%), diikuti tentara cadangan (21%), dan tentara yang bertugas secara permanen (11%).
Perang Gaza, yang dimulai pada Oktober 2023, telah menyebabkan lebih dari 68.500 orang tewas dan 170.000 lainnya terluka. Konflik ini dihentikan sementara oleh gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, berdasarkan rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS saat itu, Donald Trump.
Catatan Redaksi: Artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami depresi atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan profesional dari psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.
