Berita duka menyelimuti Amerika Serikat. Internationalmedia.co.id melaporkan, Charlie Kirk, influencer pro-Trump dengan jutaan pengikut di media sosial, tewas ditembak saat berpidato di Universitas Utah Valley. Kejadian ini memicu gelombang duka dan membuat Presiden Trump memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh negeri.
Insiden memilukan ini terjadi Rabu siang waktu setempat. Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan Kirk tengah berpidato di bawah tenda ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan. Ia ambruk bersimbah darah. Pihak universitas membenarkan adanya penembakan sekitar pukul 12.10 waktu setempat, dan sempat menyatakan penembak masih buron. Namun, Direktur FBI Kash Patel kemudian mengumumkan penangkapan tersangka.

Presiden Trump menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Kirk melalui platform Truth Social. Ia menyebut Kirk sebagai sosok legendaris yang sangat memahami hati kaum muda Amerika. Sebagai penghormatan terakhir, Trump memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih hingga Minggu mendatang. Perintah ini juga berlaku untuk gedung-gedung publik, pos militer, dan kedutaan besar AS di seluruh dunia.
Polisi dan agen federal kini tengah memburu penembak. Penyelidikan awal mengarah pada kesimpulan bahwa tembakan berasal dari atap kampus, yang dilakukan oleh seorang pria berpakaian hitam. Motif penembakan masih menjadi misteri yang tengah diusut intensif oleh pihak berwajib. Kejadian ini terjadi di hadapan sekitar 3000 orang yang menghadiri acara tersebut. Rekaman video menunjukkan darah mengucur dari leher Kirk setelah tembakan terdengar. Investigasi menyeluruh tengah dilakukan untuk mengungkap detail peristiwa tragis ini.
