Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Terobosan Mengejutkan Israel Lebanon
Trending Indonesia

Terobosan Mengejutkan Israel Lebanon

GunawatiBy Gunawati16-04-2026 - 18.15Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Terobosan Mengejutkan Israel Lebanon
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Tel Aviv, mengindikasikan potensi terobosan diplomatik yang signifikan. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dijadwalkan akan melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, pada Kamis (16/4) waktu setempat. Jika terealisasi, dialog ini akan menjadi yang pertama dalam beberapa tahun terakhir antara pemimpin kedua negara yang secara teknis masih dalam status perang.

Konfirmasi awal mengenai pertemuan bersejarah ini disampaikan oleh Menteri Inovasi, Sains, dan Teknologi Israel, Gila Gamliel, yang juga merupakan anggota Partai Likud yang menaungi Netanyahu. Berbicara kepada Israeli Army Radio pada Kamis (16/4), Gamliel menyatakan, "Perdana Menteri akan berbicara untuk pertama kalinya dengan Presiden Lebanon setelah bertahun-tahun dialog antara kedua negara terputus total." Ia menambahkan bahwa langkah ini diharapkan akan membawa kemakmuran dan kemajuan bagi Lebanon sebagai sebuah negara.

Terobosan Mengejutkan Israel Lebanon
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gamliel lebih lanjut menyebut pembicaraan ini sebagai "langkah bersejarah" bagi Israel, menandai pergeseran strategi. "Kita mengambil langkah-langkah bersejarah di setiap tingkatan — beralih dari sekadar penangkalan, seperti di masa lalu, ke pemberantasan total setiap potensi ancaman dari mereka yang berupaya membahayakan warga negara Israel," ucapnya, merujuk pada kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Rencana dialog antara Netanyahu dan Aoun ini pertama kali diungkapkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform Truth Social-nya. Trump mengklaim bahwa "para pemimpin" Israel dan Lebanon akan berbicara pada Kamis (16/4), yang disebutnya sebagai pertemuan pertama dalam 34 tahun terakhir.

Namun, respons dari pihak Lebanon masih diselimuti misteri. Otoritas Lebanon belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan dialog tersebut. Sebuah sumber resmi Lebanon yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa, "Kami tidak mengetahui adanya rencana kontak dengan pihak Israel, dan kami belum menerima informasi apa pun melalui saluran resmi."

Sementara itu, Presiden Aoun, dalam pernyataan terbarunya pada Kamis (16/4), menekankan pentingnya gencatan senjata sebagai prasyarat alami sebelum negosiasi langsung dengan Israel dapat dilakukan. "Gencatan senjata yang diminta Lebanon dengan Israel adalah titik awal yang alami untuk negosiasi langsung antara kedua negara," kata Aoun, tanpa secara spesifik membahas rumor pembicaraan dengan Netanyahu. Kantor Netanyahu sendiri, ketika ditanya oleh AFP, menolak berkomentar mengenai kemungkinan pembicaraan yang akan berlangsung.

Wacana pembicaraan ini mencuat tak lama setelah pertemuan langsung yang tergolong langka digelar antara Duta Besar Israel dan Lebanon di Washington DC, AS, pada Selasa (14/4) lalu. Pertemuan tersebut, yang membahas negosiasi langsung antara kedua negara, merupakan kontak langsung pertama antara pejabat senior dari kedua belah pihak sejak tahun 1993.

Hubungan kedua negara semakin tegang sejak 2 Maret lalu, ketika Lebanon terseret ke dalam konflik Timur Tengah setelah kelompok Hizbullah, yang didukung Iran dan bermarkas di Lebanon, melancarkan serangan terhadap wilayah Israel. Sejak saat itu, rentetan serangan udara Israel telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga Lebanon mengungsi. Tel Aviv juga telah mengerahkan pasukan darat ke wilayah selatan Lebanon, dekat perbatasan wilayahnya.

Netanyahu sebelumnya telah menyatakan dua tujuan utama Israel dalam pembicaraan dengan Lebanon: pembubaran Hizbullah dan perdamaian berkelanjutan yang "dicapai melalui kekuatan." Di sisi lain, Duta Besar Lebanon, Nada Hamadeh Moawad, dalam pertemuan di Washington, menyerukan gencatan senjata di Lebanon, sebuah permintaan yang sejauh ini ditolak oleh Tel Aviv.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Bekuk Empat Agen Rahasia Israel

16-04-2026 - 18.45

Menhan AS Terancam Pemakzulan Serius

16-04-2026 - 18.30

Gejolak Global Memanas Ancaman Iran Klaim Trump Mengejutkan

16-04-2026 - 18.00

Israel Gempur Hizbullah Saat Perundingan Berjalan

16-04-2026 - 16.45

Malam Mencekam Ukraina Ratusan Rudal Menghujam

16-04-2026 - 16.30

Misteri Dialog Israel Lebanon

16-04-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.